Pengertian Daur Ulang Sampah: Manfaat, Tujuan & Contohnya

Daur Ulang Sampah

Daur Ulang Sampah – Sampah adalah produk yang telah dibuang dan diperoleh dari hasil pengolahan rumah tangga maupun industri.

Terdapat berbagai jenis sampah yang dapat dihasilkan, baik dapat didaur ulang maupun tidak.

Untuk jenis sampah daur ulang sendiri pun dihasilkan dari produk tertentu.

Sehingga bisa dijadikan produk lain untuk memanfaatkannya menjadi produk yang berguna.

Lantas, apa itu daur ulang sampah? Scroll down hingga tunta untuk penjelasan lengkapnya!

Pengertian Daur Ulang Sampah

Daur ulang sampah adalah suatu kegiatan untuk mengolah ulang (kembali) sampah atau produk yang telah selesai digunakan menjadi produk baru yang dapat digunakan.

Tujuannya untuk menjadikan produk bekas menjadi produk yang dapat dipakai.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) juga menjelaskan mengenai pengertian daur ulang sampah, KBBI menyebutkan bahwa Daur Ulang Sampah adalah kegiatan memproses kembali bahan/produk yang pernah digunakan.

Dapat dikatakan bahwa barang bekas yang telah dipakai seperti Kertas, Logam, Kaca, dan berbagai jenis barang bekas lainnya akan diproses menjadi produk baru dan digunakan kembali.

Pengelolaan sampah juga terdapat piramida hingga langkah terakhir pengolahan sampah, di antaranya 3R, 5R, dan 6R.

Hal ini dimaksudkan supaya sampah yang bisa dimaksimalkan penanganannya dapat dilakukan lebih awal, seperti sampah yang berisiko ketika digunakan kembali. Sehingga dapat memanfaatkan sampah yang aman untuk digunakan kembali.

Artikel terkait :  Tandon Air 1200 Liter, Kualitas Eksklusif

Manfaat Daur Ulang Sampah

Tidak hanya menghemat barang, terdapat beberapa manfaat dalam mendaur ulang sampah, di antaranya yaitu:

1. Menghemat Berbagai Energi

Pasalnya, mendaur ulang sampah dapat menghemat berbagai energi seperti pupuk kompos, bahan bakar, dan berbagai energi lainnya.

Memanfaatkan sampah menjadi bahan bakar bisa menghemat energi lebih tinggi, dibandingkan menggunakan batu bara sebagai energi utamanya.

Hemat energi bahan bakar ini juga telah dirasakan oleh masyarakat Swedia yang dapat menghemat bahan bakar 0,061 SEK/Kwh jika dibandingkan menggunakan bahan bakar batu bara.

2. Mengurangi Polusi

Sumber daya alam yang digunakan secara berlebihan dapat berakibat fatal, lho. Salah satunya adalah pemanasan global atau polusi yang semakin meningkat.

Untuk mengurangi polusi udara, Anda dapat mengatasinya dengan cara mengolah lahan, sehingga dapat mengurangi potensi global warming dan bumi menjadi lebih aman.

Meskipun prosesnya lebih lama untuk menguraikannya menjadi bahan siap pakai seperti pembuatan pupuk dari bahan kimia. Berbeda dengan pupuk kompos yang notabene membutuhkan waktu yang sangat lama dan hasilnya pun kurang maksimal.

Memanfaatkan air limbah juga dapat mengurangi potensi polusi udara dengan memanfaatkannya sebagai bahan bakar, energi listrik, dan dapat digunakan sebagai pengairan pertanian.

3. Dapat Menghemat Sumber Daya Alam

Mendaur ulang sampah dengan baik juga mampu menghemat Sumber Daya Alam, sebagaimana bahan alam yang akan tetap terawat dengan baik.

Salah satu contohnya adalah pemanfaatan serat pohon yang berlebihan untuk dijadikan tissue, akan berdampak pada pengurangan pohon di hutan. Dalam hal ini, satu pohon yang mampu dijadikan produk menjadi tissue sebanyak 3 pack, sedangkan jika dibiarkan saja maka dapat menghasilkan oksigen untuk menghidupi 3 orang.

Artikel terkait :  Hemat Mana Menggunakan Batu Bata Atau Bata Ringan?

Anda dapat mengganti keberadaan tissue menggunakan kain serbet yang dapat digunakan ulang dengan mencucinya dengan bersih.

4. Lebih Ekonomis

Dengan mendaur ulang sampah dapat lebih ekonomis dengan memanfaatkan kreativitas dan ketekunan. Contohnya seperti yang dilansir oleh Liputan6 yang menuliskan tentang seorang perempuan dari Solo yang mempunyai kesempatan untuk keliling Eropa dengan mengubah sampah non organik menjadi fashion yang keren.

5. Menghemat Uang

Tidak bisa dipungkiri lagi, dengan mendaur ulang sampah bisa menghemat pengeluaran uang untuk hal lain. Karena kebutuhan akan membeli sesuatu pasti selalu ada, dengan memanfaatkan barang bekas, Anda dapat menghemat uang.

Contoh Sampah yang Bisa Didaur Ulang

Banyaknya sampah yang ada di lingkungan tidak dapat dipukul rata untuk bisa didaur ulang. Hanya beberapa produk yang dapat diproses ulang. Berikut adalah contoh sampah sehari-hari yang dapat didaur ulang, di antaranya yaitu:

  • Kertas. Misalnya kertas buku tulis, koran, poster dapat didaur ulang menjadi kertas baru lagi dengan pengolahan yang tepat.
  • Plastik. Misalnya, wadah makanan instan, botol plastik, kresek yang dapat dimanfaatkan untuk dijadikan plastik baru.
  • Logam. Misalnya, kaleng soda, kaleng makanan instan dapat didaur ulang menjadi logam baru.
  • Kaca. Botol kaca atau kaca yang pecah bisa didaur ulang menjadi produk kerajian lainnya.
  • Kain. Pakaian lama yang tidak terpakai bisa didaur ulang menjadi keset atau produk lainnya.
  • Elektronik. HP yang sudah tidak berfungsi, Komputer dapat dimanfaatkan untuk menjadi logam.
  • Karet. Ban bekas dapat diproses ulang menjadi tali atau meja.
  • Plastik PET. Atap PET atau botol minuman plastik PET dapat didaur ulang menjadi produk plastik lainnya.
  • Baterai. Baterai yang sudah tidak dipakai bisa diambil Logamnya dan bisa mengurangi pencemaran lingkungan.
  • Daun. Daun yang biasanya digunakan untuk membungkus makanan bisa dimanfaatkan ulang menjadi pupuk kompos.
Artikel terkait :  Diskon Kemerdekaan Tandon Air Dari Tedmond Groups 

Macam Macam Warna Tempat Sampah

Macam Macam Warna Tempat Sampah (Daur Ulang Sampah)

Berbagai produk tempat sampah memiliki 4 warna untuk membedakan jenis sampah antara yang bisa didaur ulang dan yang tidak dapat didaur ulang.

Untuk membedakan kegunaan dan fungsi biasanya dibedakan melalui warna. Oleh karena itu, banyak sekali macam macam tempat sampah yang harus Anda ketahui agar tidak salah pilih tempat saat membuang sampah.

Adapun warna tempat sampah di antaranya yaitu:

Merah

Tempat sampah warna merah digunakan untuk menampung bahan berbahaya dan beracun (B3), misalnya Baterai.

Kuning

Tempat sampah warna kuning digunakan untuk menampung sampah guna ulang seperti plastik, kaca, kaleng, dan lain-lain.

Hijau

Tempat sampah warna hijau digunakan untuk menampung sampah organi seperti daun, ranting, atau sisa makanan.

Biru

Tempat sampah warna biru bisa digunakan untuk menampung sampah daur ulang seperti kertas, kardus, atau koran.

Pembelian Tempat Sampah

Anda dapat membeli tempat sampah Grand untuk kebutuhan kebersihan Anda. Adapun yang diproduksi Grand sangat lengkap mulai dari Hijau, Kuning, Merah, atau pun Biru.

Order via WA

Penutup

Itulah pengertian daur ulang sampah, tujuan, dan manfaatnya. Anda dapat membeli berbagai tempat sampah dengan warna yang sesuai dengan penggunaannya.