Bakteri Pengurai Septic Tank, Inilah Jenis-Jenisnya

Bakteri Pengurai Septic Tank, Inilah Jenis-Jenisnya

Bakteri Pengurai Septic Tank – Septic tank atau tangki septik adalah sebuah wadah yang digunakan untuk mengumpulkan dan mengolah limbah domestik manusia dan bahan-bahan organik lainnya dari rumah tangga atau bangunan.

Didalam septic tank, terdapat bakteri pengurai yang membantu mengolah limbah dalam sistem tangki septik. Apa saja jenis-jenis bakteri pengurai pada septic tank? simak uraian berikut ini.

Definisi Bakteri Pengurai Pada Septic Tank

Bakteri pengurai pada septic tank adalah jenis mikroorganisme yang berperan penting dalam proses penguraian limbah organik di dalam tangki septik.

Bakteri ini membantu menguraikan bahan-bahan organik yang ada dalam limbah domestik yang masuk ke dalam septic tank seperti sisa makanan, kotoran manusia dan zat-zat organik lainnya.

Jenis-Jenis Bakteri Pengurai Pada Septic Tank

Jenis-Jenis Bakteri Pengurai Pada Septic Tank

Bakteri pengurai yang terlibat dalam proses penguraian limbah dalam septic tank biasanya merupakan campuran berbagai jenis bakteri anaerobik. Bakteri-bakteri ini saling bekerja sama untuk menguraikan bahan organik dalam limbah.

Bakteri Anaerobik Penghasil Asam

Salah satu jenis mikroorganisme yang berperan penting dalam proses penguraian limbah di dalam septic tank. Bakteri anaerobik penghasil asam pertama-tama bekerja untuk menguraikan bahan organik dalam limbah domestik yang masuk ke dalam septic tank.

Bakteri ini mengkonsumsi senyawa-senyawa organik yang kompleks seperti sisa makanan, kotoran manusia dan bahan-bahan organik lainnya.

Salah satu karakteristik penting dari bakteri ini adalah kemampuannya untuk menghasilkan asam-asam organik seperti asam asetat selama proses penguraian.

Artikel terkait :  Penyebab WC Mampet dan Cara Mengatasinya

Asam-asam ini berguna untuk menurunkan pH dalam septic tank dan memberikan kondisi yang cocok untuk jenis-jenis bakteri lain yang bekerja dalam tahap berikutnya dari penguraian limbah.

Senyawa-senyawa organik yang kompleks diuraikan menjadi senyawa-senyawa yang lebih sederhana oleh bakteri penghasil asam, di mana ini adalah langkah awal dalam proses penguraian limbah yang pada akhirnya akan menghasilkan gas-gas seperti metana dan karbon dioksida.

Bakteri Pengurai Asam

Bakteri ini memiliki peran penting dalam menguraikan asam-asam organik yang dihasilkan oleh bakteri pengurai anaerobik penghasil asam dan berkontribusi pada tahap-tahap berikutnya dari proses penguraian limbah.

Asam-asam organik ini termasuk asam asetat, asam propionat dan lain-lain. Ketika bakteri pengurai asam menguraikan asam-asam organik ini, maka akan menghasilkan senyawa-senyawa yang lebih sederhana dan membantu menurunkan tingkat keasaman atau pH dalam septic tank.

Proses penurunan pH ini sangat penting karena memberikan kondisi yang lebih baik untuk bakteri anaerobik lain yang terlibat dalam penguraian limbah.

Selain itu, bakteri ini juga berperan dalam proses biokimia yang lebih kompleks, seperti siklus karbon dalam lingkungan anaerobik. Bakteri ini membantu mengubah berbagai senyawa organik menjadi senyawa-senyawa yang lebih sederhana, seperti karbon dioksida (CO2) dan metana (CH4).

Bakteri Pengurai Septic Tank

Bakteri Pengurai Metana

Merupakan jenis bakteri anaerobik yang mengkhususkan diri dalam mengubah senyawa organik kompleks menjadi metana. Metana adalah gas yang biasanya dihasilkan selama proses penguraian limbah anaerobik.

Gas metana ini adalah hasil akhir dari penguraian limbah organik dan dapat dilepaskan ke atmosfer jika tidak diolah lebih lanjut.

Sangat penting untuk mengelola gas metana yang dihasilkan oleh septic tank agar tidak dilepaskan ke atmosfer secara langsung. Sistem yang tepat dapat membantu mengurangi dampak lingkungan dari pelepasan gas metana. Bakteri metana merupakan salah satu tahap akhir dalam rantai penguraian limbah yang kompleks.

Artikel terkait :  9 Penyebab Septic Tank Meledak yang Harus Dihindari

Bakteri Pengurai Fosfor

Fosfor adalah salah satu unsur penting yang dapat ditemukan dalam limbah domestik dan pengurangan kandungan fosfor dapat berguna untuk mencegah pencemaran perairan dan lingkungan yang disebabkan oleh limbah fosfor.

Bakteri pengurai fosfor ini bekerja untuk mengurangi forfor yang terkandung dalam limbah dengan mengubah fosfor dalam bentuk yang lebih mudah larut.

Jika kandungan fosfor tinggi, maka juga akan memicu pertumbuhan alga yang tinggi pula. Salah satu cara bakteri pengurai fosfor mengurangi kandungan fosfor adalah dengan mengikat fosfor dalam lumpur yang terbentuk di dalam septic tank selama proses penguraian limbah.

Bakteri Nitrogen

Bakteri nitrogen bekerja untuk menguraikan amonia menjadi senyawa nitrogen yang lebih aman, seperti nitrogen gas (N2). Penurunan konsentrasi amonia dalam limbah ini penting dilakukan karena amonia yang berlebihan dalam perairan dapat menyebabkan pencemaran air dan mengganggu kehidupan ekosistem.

Septic Tank Grand, Septic Tank Ramah Lingkungan

Septic Tank Grand, Septic Tank Ramah Lingkungan

Nah, sangat penting nih untuk memilih septic tank yang ramah lingkungan. Apalagi pilihannya kalau bukan septic tank Grand.

Di mana bahan yang digunakan merupakan bahan yang ramah lingkungan, karena terbuat dari HDPE yang berkualitas tinggi. Terdapat dua ukuran septic tank Grand, yaitu ukuran 500 liter dan ukuran 1000 liter.

Berikut spesifikasi septic tank Grand:

  • Volume Tangki: 500 liter
    Tinggi Sampai Pucak: 1240 mm
    Tinggi Sampai Tutup : 1300 mm
    Diameter Dalam: 770 mm
    Diameter Luar: 780 mm
  • Volume Tangki: 1000 liter
    Tinggi Sampai Pucak: 1425 mm
    Tinggi Sampai Tutup: 1460 mm
    Diameter Dalam: 960 mm
    Diameter Luar: 1015 mm

Penutup

Demikianlah uraian tentang jenis-jenis bakteri pengurai pada septic tank. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa lagi.

Artikel terkait :  Jual Septic Tank Instan di Gorontalo, Berikut Informasinya