Roto Moulding VS Blow Moulding Ini Dia Perbedaanya!

Roto Moulding VS Blow Moulding

Roto Moulding VS Blow Moulding – Jika Anda pernah mengunjungi suatu pabrik atau industri tertentu, Anda bisa menemukan proses pembuatan produk dengan teknik Blow Moulding ataupun Roto Moulding. Apa saja perbedaan dari kedua proses tersebut? Jika Anda penasaran, sebaiknya cek dulu artikel yang satu ini.

Apa Itu Blow Moulding?

Blow moulding merupakan proses pabrik yang digunakan untuk membentuk produk plastik dengan menggunakan tekanan udara. Proses ini melibatkan pemanasan bahan plastik hingga meleleh, kemudian memasukkannya ke dalam cetakan yang memiliki rongga berbentuk produk yang diinginkan.

Proses Blow Moulding

Pemanasan Bahan Plastik

Lembaran plastik atau preform (dibentuk sebelumnya) dari bahan plastik yang sesuai, seperti contohnya bahan plastik HDPE, dipanaskan hingga mencapai suhu leleh. Proses pemanasan ini dapat dilakukan dalam oven atau mesin pemanas khusus.

Pembentukan Cetakan

Bahan plastik yang telah dipanaskan diletakkan di antara cetakan yang terdiri dari dua bagian yang saling berhubungan. Cetakan memiliki bentuk negatif dari produk yang ingin dibuat. Cetakan ditutup dan dikunci dengan kuat.

Pengeblasan

Udara bertekanan tinggi ditiupkan melalui saluran masuk cetakan ke dalam ruang cetakan yang berisi bahan plastik yang telah dipanaskan. Udara yang ditiupkan ini akan memperluas dan membentuk bahan plastik, mengikuti bentuk cetakan negatif.

Pembentukan Produk

Ketika bahan plastik meleleh dan terbentuk, cetakan didinginkan dengan cepat menggunakan air atau pendingin lainnya. Pendinginan ini membantu bahan plastik mengeras dan mempertahankan bentuk produk yang diinginkan.

Pembukaan Cetakan Dan Pelepasan Produk

Setelah bahan plastik benar-benar dingin, cetakan dibuka, dan produk plastik yang telah terbentuk dilepaskan. Produk tersebut kemudian diperiksa oleh tim Quality Control untuk memastikan kualitas dan ukuran yang tepat.

Variasi Proses Blow Moulding

Proses blow moulding ini dapat dilakukan pada berbagai variasi, seperti blow moulding ekstrusi, blow moulding injeksi, dan blow moulding stretch. Masing-masing variasi memiliki perbedaan pada cara bahan plastiknya dipanaskan, dimasukkan pada cetakan, dan proses pembentukan plastik yang dilakukan.

Pengertian Dari Roto Moulding

Proses roto moulding atau bisa dikenal dengan rotasi molding, yaitu sebuah metode yang digunakan untuk pembuatan suatu bahan dengan cetakan yang dipanaskan dalam suhu tertentu. Proses ini melibatkan penggunaan sebuah cetakan yang berputar dalam tiga sumbu yang berbeda.

Proses Roto Moulding 

Persiapan Cetakan

Cetakan, yang biasanya terbuat dari logam, dibuat sesuai dengan bentuk produk yang diinginkan. Biasanya bagian dalam cetakan dilapisi dengan lapisan tipis bahan anti-lengket, seperti teflon, untuk memudahkan pelepasan produk akhir.

Penimbangan Bahan Plastik

Bahan plastik yang sesuai untuk roto moulding, kemudian ditimbang dalam porsi yang tepat sesuai dengan ukuran dan spesifikasi produk yang akan dibuat.

Pengisian Cetakan

Bahan plastik yang ditimbang dimasukkan ke dalam cetakan yang berputar. Cetakan kemudian ditutup rapat.

Pemanasan Dan Pemutaran

Cetakan dipanaskan secara perlahan sambil terus berputar dalam tiga sumbu yang berbeda. Bahan plastik di dalam cetakan meleleh dan menyebar merata ke seluruh permukaan cetakan karena gaya sentrifugal yang dihasilkan oleh putaran cetakan.

Pendinginan

Setelah bahan plastik merata di sepanjang permukaan cetakan, cetakan didinginkan menggunakan air atau udara dingin. Proses pendinginan ini membuat bahan plastik mengeras dan mempertahankan bentuk yang diinginkan.

Pembukaan Cetakan Dan Pelepasan Produk

Setelah bahan plastik benar-benar dingin dan mengeras, cetakan dibuka, dan produk akhir yang dilepaskan. Produk tersebut kemudian diperiksa oleh tim Quality Control untuk memastikan kualitas dan ketepatan ukuran.

Perbedaan Proses Blow Moulding Dan Roto Moulding 

Perbedaan antara proses blow moulding dan roto moulding terletak pada metode dan teknik yang digunakan dalam pembentukan produk plastik.

Dari Segi Pembentukan

Blow moulding: Pada blow moulding, bahan plastik yang telah dipanaskan ditiupkan dengan tekanan udara tinggi ke dalam cetakan yang memiliki bentuk dari produk yang diinginkan. Udara yang ditiupkan memperluas bahan plastik dan membentuknya sesuai dengan cetakan.

Artikel terkait :  Cara Membuat Jalan Air Bersih Dengan Sistem Drainase

Roto moulding: Pada roto moulding, bahan plastik yang telah dipanaskan ditempatkan di dalam cetakan yang berputar dalam tiga sumbu yang berbeda. Bahan plastik menyebar merata ke seluruh permukaan cetakan karena gaya sentrifugal yang dihasilkan oleh putaran cetakan. Setelah bahan plastik mengeras, cetakan dibuka dan produk akhir dilepaskan.

Penggunaan Cetakan

Blow moulding: Dalam blow moulding, cetakan memiliki bentuk negatif dari produk yang akan dibuat. Cetakan biasanya terdiri dari dua bagian yang saling berhubungan dan dapat dibuka untuk melepaskan produk.

Roto moulding: Dalam roto moulding, cetakan juga memiliki bentuk negatif dari produk yang diinginkan. Namun, cetakan biasanya terbuat dari logam dan dirancang untuk berputar dalam tiga sumbu yang berbeda.

Jenis Produk

Blow moulding: Proses blow moulding lebih cocok untuk membuat produk berbentuk hampa, seperti botol plastik, wadah, dan tangki. Produk-produk ini memiliki dinding yang relatif tipis dan berongga.

Roto moulding: Proses roto moulding lebih cocok untuk membuat produk berukuran besar dan berdinding tebal, seperti tangki air besar, mainan anak-anak, ember, dan produk plastik berukuran besar lainnya.

Kompleksitas Desain

Blow moulding: Blow moulding cenderung cocok untuk produk dengan desain yang relatif sederhana dan bentuk yang lebih umum.

Roto moulding: Roto moulding memiliki fleksibilitas yang lebih besar dalam hal desain produk. Proses ini memungkinkan pembuatan produk dengan bentuk dan detail yang lebih kompleks, termasuk produk dengan fitur internal yang rumit.

Produk Tangki Air GRAND

Produk tangki air GRAND dari perusahaan Tedmond Groups merupakan tangki air yang diproduksi menggunakan bahan berkualitas HDPE murni tanpa ada tambahan campuran bahan apapun. Tangki air GRAND ini tahan terhadap benturan, tidak mudah pecah meskipun dipukul berkali-kali. Selain itu tangki air GRAND juga tahan terhadap cuaca ekstrim maupun suhu tinggi.

Artikel terkait :  Tandon Air Stainless Steel Panel, Ukuran Super Besar!

Penutup

Itulah tadi ulasan mengenai perbedaan antara proses pabrik antara blow moulding vs roto moulding. Dengan penjelasan ini, Anda sudah tidak penasaran lagi akan perbedaan dari kedua metode ini yang biasanya ada pada proses pembuatan produk. Jangan lupa gunakan selalu tangki air GRAND ini. Sampai jumpa pada ulasan menarik berikutnya.