Bagaimana Cara Pasang Tangki Air Tanam (Pendam) yang Efektif?

Cara Pasang Tangki Tanam (Pendam) Terbaru

Bagaimana Cara Pasang Tangki Air Tanam (Pendam) yang Efektif? – Salah satu jenis tangki air adalah tangki air pendam (tangki air bawah. Dalam mengaplikasikannya tentu berbeda dengan tangki air atas. Tangki air pendam diletakkan di bawah tanah, sedangkan tangki air atas diletakkan di atas permukaan tanah atau pada ketinggian tertentu.

Sebelum meletakkan atau memendam tangki air, tentu ada hal-hal yang harus Anda perhatikan dan menerapkan cara memasang tangki air tanam dengan benar. Tujuannya untuk memaksimalkan fungsi dari tandon air sendiri. Ulasan lengkapnya akan dibahas pada artikel ini, scroll down terus yaa!

Di Mana Tempat Terbaik untuk Memasang Tangki Air Pendam?

Terdapat hal yang perlu Anda perhatikan sebelum memendam tangki air yaitu di mana tempat terbaik untuk memasang tangki air pendam yang tepat. Adapun kriteria tempat terbaik ialah sebagai berikut ini:

Pastikan Ketersediaan Ruang Luas

Pastikan terdapat ruang untuk meletakkan tangki pendam sesuai dengan kapasitas tangki pendam.

Artikel terkait :  Bagaimana Cara Menentukan Tempat Terbaik untuk Tangki Pendam?

Keamanan Tempat

Pastikan untuk memasang tangki pendam ditempat yang aman dari berbagai faktor eksternal yang dapat merusak seperti kerusakan mekanis, kebocoran pipa, dan potensi vandalisme.

Kestabilan Lokasi

Pilihan lokasi yang stabil merupakan lokasi yang tepat untuk meletakkan tangki air pendam. Tempat yang ideal untuk menempatkan tangki air pendam adalah area dengan tanah yang stabil dan bebas dari risiko kebocoran air (rembesan air).

Jika Anda mengalami kesulitan untuk menemukan lokasi yang stabil (tidak ada lokasi stabil di rumah Anda), solusinya Anda dapat membuat sendiri landasan lokasi untuk tangki air. Bahan yang dapat Anda gunakan adalah campuran antara pasir dan semen. Fungsinya untuk memperkuat letak tangki air dalam tanah. Berikut langkah yang dapat Anda lakukan untuk membuat landasan yang tidak stabil menjadi stabil:

  1. Buat landasan tersebut dengan tebal kurang lebih sekitar 15 cm pada dasar tangki air pendam.
  2. Biarkan hingga mengering sampai 75%. Kemudian, masukkan tangki air pendam Anda ke dalamnya.
  3. Isilah tangki air sampai ke bagian bahu tangki, agar tangki air dapat menyatu dengan baik pada landasan yang Anda buat.

Memendam Tangki Air di Daerah Berpasir

Daerah yang berpasir baik digunakan untuk meletakkan tangki air. Tangki pendam membutuhkan landasan yang baik seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, dan juga pengikat baik seperti pasir yang dipadatkan. Inilah yang menjadi alasan daerah yang berpasir baik untuk menjadi area tangki pendam.

Daerah ini juga bisa mempermudah Anda untuk membuat ventilasi yang berfungsi untuk menjaga kelembapan tangki. Sebab, kelembapan yang berlebihan dalam tangki air dapat menciptakan kondisi yang memungkinkan pertumbuhan ganggang atau lumut di dalamnya.

Lebih Baik Memilih Lokasi yang Lebih Dekat

Sebaiknya Anda memilih lokasi yang dekat dengan rumah Anda. Terlebih, kebutuhan rumah tangga yang memungkinkan kemudahan sebagai pemasok air jika lokasi tangki pendam lebih dekat.

Artikel terkait :  Tangki Air Diatas Atau Dipendam, Pilih Mana?

Hindari Lokasi yang Dekat dengan Jalan Lalu Lalang

Salah satu lokasi yang tidak boleh digali adalah area yang dekat dengan jalan terutama jalan yang ramai. Hal ini sudah ditetapkan oleh pemerintah dan menggali tanah bagian bawah jalan juga akan berbahaya. Bahayanya dapat mengakibatkan jalan akan amblas.

Pastikan Tangki Terhindar dari Banjir

Pastikan daerah tidak rawan banjir. Usahakan cari tempat yang tidak terkena banjir. Namun, jika

Perhatikan juga kemungkinan banjir pada daerah tempat tinggal Anda, apakah rawan banjir atau tidak. Usahakan tangki air pendam jauh dari jangkauan banjir.

Cara Pasang Tangki Air Tanam (Tangki Pendam)

Jika Anda sudah menemukan tempat yang tepat untuk diletakkan tangki air pendam. Langkah selanjutnya, Anda dapat memasang tangki air tanam menggunakan langkah-langkah berikut ini:

  1. Buatlah sebuah lubang dengan lebar yang lebih besar 15 cm dari diameter tangki air dan kedalaman yang melebihi 45 cm dari tinggi tangki. Jangan lupa untuk membuat saluran pipa di dalam tanah yang menghubungkan lubang dengan tangki.
  2. Buat alas bawah tangki dengan cor semen/beton/bata dan ketebalan lebih dari sama dengan 15 cm. Pastikan alas rata dan tidak ada kerikil yang bisa mengganggu tangki. Setelah kering, masukkan secara perlahan tangki tanam GRAND dengan posisi tegak lurus. Usahakan jangan menyentuh dinding.
  3. Isi air pada tangki hingga sampai bahu tangki, hal ini dilakukan agar tangki tidak bergerak dan menyatu dengan alas. Lalu isi keliling tangki air dengan pasir halus, pastikan tidak terdapat kerikil sampai bahu tangki. Pasir Halus
  4. Pasang instalasi pipa pada Inlet, Outlet dan pelampung otomatis pada bagian atas tangki, lalu pasang tutup tangki dengan rapat. Pasang lubang galian dengan penutup agar lebih aman. (Bisa gunakan pintu besi / beton cor sebagai penutup).
Artikel terkait :  Tangki Pendam Penampungan Air Bersih Bawah Tanah

Tandon Air Pendam Sekuat Tandon Beton Anti Meleyot

Penanaman tangki air di dalam tanah adalah salah satu metode penyimpanan air yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan seperti irigasi, pasokan air untuk toilet atau mencuci piring, serta menjaga drainase tanah agar tetap baik.

Pembuatan tangki air tanam di dalam tanah dapat disesuaikan sesuai kebutuhan masing-masing dan desain lingkungan sekitar. Penting untuk melakukan pemeliharaan secara teratur guna memastikan tangki air tersebut tetap berfungsi dengan baik dalam jangka waktu yang panjang.

Rekomendasi Tandon Pendam yang kuat dan anti meleyot ialah Grand TGP. Selain kuat seperti beton, Grand TGP juga anti meleyot dan bisa tahan di dalam tanah.

Penutup

Itulah cara menentukan lokasi yang tepat untuk tangki air pendam dan cara pasang tangki air tanam yang efektif. Gunakan Tangki Pendam yang kuat dan kokoh agar tetap awet dan mudah perawatan seperti Grand TGP.