Mengapa Memilih Kapasitas Toren Air Tidak Boleh Sembarangan?
Mengambil keputusan mengenai volume penyimpanan air sering kali anggapannya remeh, padahal kekeliruan kecil dalam perhitungan ini bisa memicu rantai masalah yang mengganggu stabilitas berbagai aktivitas.
Oleh karena itu, dalam memilih kapasitas pada wadah penyimpanan tidak boleh sembarangan. Nah, berikut ini ada berbagai alasan mengapa memilih kapasitas toren harus yang tepat yaitu:
1. Menjaga Efisiensi Konsumsi Listrik Rumah Tangga
Kapasitas yang terlalu kecil memaksa mesin pompa untuk sering menyala setiap kali kran air terbuka oleh para panghuninya.
Dengan kapasitas toren yang memadai, mesin pompa hanya perlu bekerja beberapa kali saja untuk mengisi volumenya secara penuh.
2. Menjamin Cadangan Air Saat Pemadaman Listrik
Gangguan aliran listrik secara mendadak sering kali menyebabkan mesin pompa air tidak bisa berfungsi untuk memasok kebutuhan harian.
Jika memiliki kapasitas toren air yang cukup, cadangan air dalam wadah penyimpanan tetap bisa menggunakannya utnuk berbagai aktivitas.
3. Memperpanjang Masa Pakai Mesin Pompa Air
Mesin pompa yang terlalu sering melakukan siklus nyala dan mati akan lebih cepat mengalami kerusakan pada komponen motornya.
Dengan volume toren yang proporsional, frekuensi kerja mesin menjadi lebih teratur dan beban kinerjanya menjadi lebih ringan.
4. Menstabilkan Tekanan Air Menuju Seluruh Kran
Tempat penampungan air yang selalu terisi dalam volume cukup akan memberikan tekanan lebih stabil ke seluruh pemasangannya.
Hal ini sangat penting agar aliran air pada lantai bawah maupun lantai atas tetap deras dan lancar.
5. Mempertimbangkan Faktor Beban dan Keamanan Bangunan
Air memiliki berat yang signifikan, di mana 1 liter air setara dengan beban satu kilogram bagi struktur bangunan. Memilih kapasitas tanpa menghitung kekuatan dak beton bisa memicu keretakan atau bahkan keruntuhan pada konstruksi penyangganya.
6. Menghindari Pemborosan Ruang di Area Penempatan
Memilih toren yang terlalu besar untuk kebutuhan sedikit hanya akan membuang lahan berharga pada suatu area. Dengan perhitungan kapasitas yang akurat, maka bisa memilih dimensi toren yang ramping dan pas dengan lokasi penempatan.
7. Menjaga Higienitas dan Kesegaran Kualitas Air
Toren dengan kapasitas yang sesuai memastikan terjadinya sirkulasi air yang baik, sehingga air tidak mengendap terlalu lama.
Air yang tersimpan terlalu lama lebih berisiko mengalami penurunan kualitas dan menjadi tempat pertumbuhan bakteri patogen.
8. Perencanaan Anggaran Investasi yang Jauh Lebih Bijak
Membeli wadah penyimpanan yang salah akan memaksa penggunanya mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli unit baru.
Dengan memilih kapasitas toren air yang benar sejak awal, maka telah melakukan penghematan dana pembangunan secara efektif.
Cara Mudah Memilih Kapasitas Toren Air yang Tepat
Menentukan volume wadah penyimpanan yang ideal sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi penggunanya. Karena untuk menyeimbangkan antara kebutuhan harian dan ketersediaan anggarannya.
Oleh karena itu, berikut ini ada beberapa cara mudah dalam memilih kapasitas wadah penyimpanan yang tepat yaitu:
1. Menghitung Jumlah Total Penggunanya
Langkah pertama yang paling mendasar adalah mendata berapa banyak orang yang tinggal dan beraktivitas pada suatu area.
Jumlah penghuni sangat menentukan volume air yang harus tersedia agar tidak terjadi kekurangan saat jam sibuk.
2. Menggunakan Standar Pemakaian Air Per Orang
Secara umum, standar kebutuhan air bersih untuk satu orang di Indonesia adalah sekitar 150 hingga 200 liter per hari.
Dengan mengetahui angka standar ini, maka bisa mulai memproyeksikan total kapasitas toren air yang harus membelinya.
3. Mengalikan Kebutuhan dengan Durasi Cadangan
Idealnya, sebuah toren air harus mampu menyediakan cadangan air untuk kebutuhan minimal 1 hingga 2 hari ke depannya.
Kalikan total kebutuhan harian seluruh penghuni dengan angka 2 guna mengantisipasi jika terjadi pemadaman listrik yang cukup lama.
4. Mempertimbangkan Jenis Aktivitasnya
Setiap area memiliki pola konsumsi air yang berbeda tergantung pada gaya hidup dan hobi dari para penghuninya. Jika memiliki taman yang luas atau sering mencuci kendaraan sendiri, maka membutuhkan kapasitas tambahan yang lebih besar.
5. Menyesuaikan dengan Luas Lahan Penempatan
Sebelum membeli, ukurlah area yang tersedia untuk menempatkan torennya baik itu pada atas dak beton maupun menara besi.
Pastikan diameter dan tinggi toren jadi pilihan sesuai dengan ruang yang ada agar tidak mengganggu akses jalan.
6. Memeriksa Kekuatan Struktur Penyangga Toren
Pastikan dak beton atau menara besi area tersebut mampu menahan berat total saat torennya terisi air secara penuh.
Konsultasikan dengan ahli bangunan untuk memastikan keamanan konstruksi agar tidak terjadi keretakan yang membahayakan.
7. Memilih Material Toren yang Berkualitas Tinggi
Kapasitas yang besar tidak akan berguna jika material torennya mudah bocor atau cepat tumbuh lumut hijau. Pilihlah wadah penyimpanan yang memiliki lapisan pelindung sinar ultraviolet dan teknologi anti bakteri guna menjaga kualitas airnya.
Kelebihan Toren Air Grand, Tersedia Berbagai Kapasitas
Jika sedang mencari solusi penyimpanan air tepat dengan daya tahan luar biasa, maka merk Grand merupakan pilihan sangat tepat.
Wadah penyimpanan merk Grand ini terbuat dari material HDPE murni berkualitas tinggi. Hal ini menjadikannya punya ketahanan sangat bagus dalam menghadapi segala perubahan cuaca ekstrem.
Toren merk Grand menjadi yang pertama dan satu-satunya sudah mendapatkan sertifikat Halal dari MUI. Sehingga penyimpanan air akan tetap aman tanpa khawatir terkontaminasi oleh kotoran maupun najis.
Wadah penyimpanan merk Grand ini tersedia dalam berbagai pilihan ukuran, mulai yang terkecil untuk rumah tangga biasa sampai kegiatan industri.
Toren merk Grand juga sudah ada perlindungan anti lumut dan sinar UV. Saat ini produk wadah penyimpanan merk Grand dari Tedmond Groups bisa langsung kirim ke IKN, melalui cabang yang ada di Balikpapan.
Untuk informasi mengenai spesifikasi dan pemesanan toren merk Grand, maka bisa langsung hubungi Whatsapp berikut.




