Awas! Inilah Penyebab Tandon Air Berlumut

Penyebab Tandon Air Berlumut

Penyebab Tandon Air Berlumut РUmumnya tandon air berlumut disebabkan oleh pertumbuhan jamur  dan alga yang tumbuh di dalam atau permukaan tandon. Apa sebenarnya penyebab utama dari pertumbuhan jamur hingga menyebabkan tandon air berlumut? simak penjelasan berikut ini.

Faktor Penyebab Tandon Air Berlumut

Faktor penyebab utama dari pertumbuhan lumut pada tandon air adalah jamur. Jamur sendiri bisa tumbuh disebabkan beberapa hal, diantaranya :

Kelembaban

Ketika air disimpan dalam tandon untuk waktu yang lama, kelembaban tinggi dalam wadah menciptakan lingkungan yang ideal bagi pertumbuhan lumut dan alga.

Sirkulasi Udara Yang Buruk

Kurangnya sirkulasi udara dalam dan di sekitar tandon air dapat menyebabkan kelembaban tinggi dan menciptakan kondisi yang lebih disukai oleh mikroorganisme seperti lumut dan alga.

Cahaya Matahari

Tandon air yang terpapar sinar matahari langsung akan lebih mungkin memiliki pertumbuhan lumut karena sinar matahari dapat menyediakan energi yang dibutuhkan oleh alga untuk fotosintesis.

Cara Membersihkan Lumut Pada Tandon Air

Penyebab Tandon Air Berlumut

Kosongkan Tandon Air

Buang seluruh air yang ada di dalam tandon. Pastikan untuk menghindari pembuangan air bekas ini ke lingkungan, karena airnya mungkin mengandung jamur dan bakteri.

Bilas Tandon Dengan Air Bersih

Gunakan air bersih untuk membilas bagian dalam tandon secara menyeluruh. Pastikan anda membersihkan semua bagian, termasuk dinding, sudut, dan bagian bawah tandon.

Artikel terkait :  Apa Perbedaan Dari Tandon Air Plastik dan Stainless Stell?, Berikut Ulasannya

Pembersihan Dengan Larutan Pembersih

Siapkan larutan pembersih yang dapat membantu menghilangkan jamur, seperti larutan pemutih (hipoklorit) atau larutan peroksida hidrogen. Campurkan larutan pembersih dengan air sesuai petunjuk pada label produk.

Gunakan Spons Atau Sikat

Celupkan spons atau sikat lembut ke dalam larutan pembersih dan bersihkan permukaan dalam tandon secara menyeluruh. Pastikan anda mencapai semua area yang sulit dijangkau dan bagian yang mungkin terdapat jamur.

Biarkan larutan pembersih mengenai permukaan dalam tandon selama beberapa saat untuk memastikan efeknya dalam membunuh jamur dan mikroorganisme lainnya.

Bilas Dengan Air Bersih

Setelah larutan pembersih bekerja, bilas tandon dengan air bersih beberapa kali untuk menghilangkan sisa pembersih dan jamur yang sudah mati.

Keringkan Dengan Baik

Pastikan tandon air benar-benar kering sebelum diisi kembali dengan air. Keringkan dengan handuk bersih atau biarkan tandon terbuka di bawah sinar matahari untuk membantu proses pengeringan.

Isi Kembali Tandon Dengan Air Bersih

Setelah tandon benar-benar kering, isi kembali dengan air bersih dan pastikan sumber air yang Anda gunakan berkualitas baik.

Cara Mencegah Pertumbuhan Lumut Pada Tandon Air

Membersihkan Secara Rutin

Lakukan pembersihan rutin pada tandon air untuk menghilangkan kotoran dan bakteri yang dapat menjadi sumber nutrisi bagi jamur. Pastikan anda membersihkan semua bagian tandon, termasuk bagian dalam dan luar, serta tutupnya.

Keringkan Dengan Baik

Pastikan tandon air benar-benar kering sebelum diisi kembali dengan air. Jamur tumbuh lebih baik dalam lingkungan yang lembap, oleh karena itu, pastikan tandon benar-benar kering setelah dibersihkan.

Hindari Kelembaban Berlebih

Jaga agar tandon tetap terlindung dari kelembaban berlebih. Hindari menumpukkan benda di atas tandon yang dapat menyebabkan kondensasi air atau menghalangi sirkulasi udara di sekitarnya.

Pastikan Kualitas Air Yang Baik

Gunakan air bersih dan berkualitas baik untuk mengisi tandon. Pastikan air yang anda gunakan bebas dari kontaminasi dan bahan organik yang dapat menjadi makanan bagi jamur.

Artikel terkait :  Perbedaan Atap Plastik Dan Atap PVC, Berikut Penjelasannya

Tutup Tandon Dengan Rapat

Pastikan tutup tandon air tertutup rapat untuk mencegah masuknya debu, kotoran, atau organisme lain yang dapat menjadi sumber nutrisi bagi jamur.

Pertahankan Sirkulasi Udara

Pastikan tandon air memiliki ventilasi yang cukup untuk memastikan sirkulasi udara yang baik di sekitarnya. Sirkulasi udara yang baik membantu mengurangi kelembaban dan meminimalkan risiko pertumbuhan jamur.

Pilih Bahan Tandon Yang Tepat

Gunakan tandon air berbahan stainless steel 304 BA atau bahan yang memiliki permukaan halus dan non-poros untuk mencegah penyebaran jamur.

Rekomendasi Tandon Air Anti Lumut

Penyebab Tandon Air Berlumut

Tandon Stainless Grand terbuat dari bahan stainless steel 304 BA yang memiliki banyak manfaat yang dapat membantu dalam mengurangi pertumbuhan jamur di tandon air. Berikut adalah beberapa manfaatnya:

  • Permukaan Halus Dan Non-Poros

Stainless steel 304 BA memiliki permukaan yang halus dan non-poros, sehingga tidak memberikan tempat persembunyian bagi spora jamur atau bakteri.

Dibandingkan dengan bahan lain yang mungkin memiliki retakan atau pori-pori, permukaan halus stainless steel membantu mencegah penyebaran dan pertumbuhan jamur pada tandon.

  • Tahan Karat

Tandon air terbuat dari stainless steel 304 BA memiliki sifat tahan karat yang baik. Karena jamur dan bakteri membutuhkan lingkungan lembab untuk berkembang, ketahanan terhadap karat membantu mengurangi kemungkinan kondisi yang mendukung pertumbuhan jamur.

  • Higienis Dan Mudah Dibersihkan

Permukaan halus stainless steel 304 BA membuatnya lebih higienis dan mudah dibersihkan. Jamur dan bakteri cenderung sulit menempel pada permukaan yang rata, dan pembersihan rutin dapat membantu mencegah pertumbuhan mikroorganisme yang tidak diinginkan.

  • Tahan Suhu Ekstrim

Stainless steel 304 memiliki toleransi yang baik terhadap suhu ekstrim. Ini bermanfaat jika air dalam tandon mengalami fluktuasi suhu yang signifikan, karena bahan ini tidak mudah terpengaruh oleh perubahan suhu yang ekstrem.

  • Tidak Beracun

Stainless steel 304 adalah bahan yang aman dan tidak beracun, sehingga tidak akan mencemari air atau berpotensi menyebabkan masalah kesehatan.

  • Tahan Lama

Stainless steel 304 memiliki ketahanan mekanik yang baik, sehingga tandon air yang terbuat dari bahan ini cenderung lebih tahan lama dan tidak mudah rusak akibat penggunaan jangka panjang.

Artikel terkait :  Rekomendasi Tandon Air Stainless Stell Berkualitas

Tandon Air Stainless Grand

Tandon stainless Grand memiliki 2 bentuk tangki, yaitu vertikal dan horizontal. Untuk bentuk tangki vertikal memiliki beberapa ukuran, yaitu 550 liter – 16000 liter. Sedangkan untuk bentuk tangki horizontal memiliki ukuran mulai 1100 liter – 30000 liter. Jadi anda bisa memilihnya sesuai dengan kondisi dan kebutuhan anda.

Mengapa Tandon Air Stainless Grand?

Selain dari bahannya yang anti lumut, tandon air Grand juga memiliki kelebihan lainnya yaitu: mudah dibersihkan, tidak berbau, awet dan mendapatkan bonus kaki penopang beserta pelampung electronic switch pada setiap pembeliannya.

Tandon air ini sudah bersertifikat halal loh, jadi tidak perlu diragukan lagi untuk kualitasnya.

Saran Peletakkan Tandon Stainless Grand

Tandon air dari stainless steel 304 BA adalah pilihan yang baik karena kelebihannya dalam hal tahan karat, higienis, dan tahan lama.

Tempatkan tandon stainless steel 304 BA di lokasi yang sesuai dengan kebutuhan dan untuk mengoptimalkan fungsinya. Berikut beberapa saran tempat yang cocok untuk meletakkan tandon stainless steel 304 BA:

Luar Ruangan Yang Terlindungi

Letakkan tandon stainless steel di luar ruangan yang terlindung dari elemen cuaca, seperti teras yang memiliki atap atau tempat penampungan yang dirancang untuk melindungi dari hujan dan sinar matahari langsung.

Ruang Penyimpanan

Anda dapat meletakkan tandon air di ruang penyimpanan khusus yang dapat menjaga kondisi lingkungan lebih stabil, mencegah kelembaban berlebih, dan melindunginya dari kontaminasi.

Atap Bangunan

Beberapa gedung atau rumah memiliki ruang atap atau atap terbuka yang luas. Anda dapat mempertimbangkan meletakkan tandon di sana dengan catatan menambahkan pelindung atau penutup untuk melindunginya dari debu dan kontaminan.

Penutup

Nah, jadi itulah faktor penyebab tumbuhnya lumut pada tandon air yang wajib anda ketahui agar tandon air anda terhindar dari jamur dan alga. Baiklah demikian pembahasan kali ini, sampai jumpa lagi.