Fitur yang Perlu Diperhatikan pada Toren Anti Roboh
Memilih toren sendiri bukan sekadar memilih wadah penyimpanan semata. Harus melihat torennya sebagai struktur penting pada rumah atau bangunan. Wadah penyimpanan air sendiri harus mampu bertahan dari segala cuaca.
Toren yang meletakkannya pada luar ruangan akan menghadapi tantangan berat. Oleh karena itu, berikut ini ada beberapa fitur yang perlu diperhatikan pada wadah penyimpanan anti roboh yaitu:
1. Struktur Kaki Toren yang Kuat dan Lebar
Kaki merupakan pondasi utama pada toren sehingga rancangannya perlu yang sangat kuat. Kakinya yang lebar bisa mencengkeram pondasi dengan lebih baik.
Dengan kaki yang kokoh, hal ini menjadikannya mampu menahan beban pada saat air penuh.
2. Material High Density Polyethylene (HDPE) Berkualitas Tinggi
Material menentukan usia dan kekuatan torennya. Bahan HDPE merupakan material unggulan tersendiri. HDPE ini sangat tahan terhadap benturan fisik.
Menggunakan material yang berkualitas tinggi mampu menjamin kekuatannya tersendiri.
3. Dinding Toren Berlapis Tiga
Banyak lapisan berarti perlindungan ganda tersendiri. Lapisan tambahan menambah kekakuan dan kekuatan pada torennya. Adanya lapisan ganda (atau 3) membuat toren jadi jauh lebih kokoh.
Struktur kaku sangat penting melawan tekanan angin. Dinding tebal juga menjaga bentuk torennya tetap utuh.
4. Proteksi Anti UV Maksimal
Sinar ultraviolet (UV) merupakan musuh utama pada bahan plastik. Paparan UV membuat materialnya jadi cepat rapuh sehingga mudah retak dan pecah.
Oleh karena itu, penting pada wadah penyimpanan memiliki lapisan anti UV tersendiri.
5. Desain Bawah Toren Anti Terguling
Bentuk dasar wadah penyimpanan sangat memengaruhi kestabilannya. Desain bawah harus rata dan lebar, dengan desain ini maka mengurangi potensi terguling.
Penggunaan desain ini penting saat wadah penyimpanannya terguncang.
6. Tutup Toren yang Mengunci (Berulir)
Tutup toren harus bisa menguncinya dengan rapat. Penggunaan penutup berulir (drat) lebih aman dari tutup biasa. Adanya tutup yang kuat mencegah angin masuk, yang bisa menyebabkan tekanan dari dalam.
Selain itu, tutup rapat juga menjaga kebersihan air tersendiri.
7. Ketebalan Dinding Toren yang Merata
Ketebalan dinding wadah penyimpanan juga harus jadi perhatian penting tersendiri. Karena ketebalannya yang tidak konsisten bisa menjadi titik lemah tersendiri. Hal ini yang menjadikannya rentan terhadap retak saat tertekan.
Pastikan toren proses produksinya dengan standar tinggi.
Tips Meletakkan Toren Agar Tidak Mudah Roboh pada Area Terbuka
Wadah penyimpanan air yang sudah membelinya, biasanya pasti berkualitas. Akan tetapi kekuatan wadah penyimpanan tidak menjamin semuanya.
Pemasangan yang salah bisa membatalkan semua keunggulan strukturalnya. Maka dari itu, berikut ini ada beberapa tips tersendiri dalam meletakkan wadah penyimpanannya agar tidak mudah roboh yaitu:
1. Bangun Pondasi Beton yang Solid dan Permanen
Pondasi merupakan dasar penahan torennya. Oleh karena itu harus terbuat dari cor beton padat. Jangan pernah menggunakan kayu atau balok seadanya. Pondasi beton misalnya, mampu memberikan kestabilan jangka panjang.
2. Pastikan Permukaan Pondasi Benar-Benar Rata
Keseimbangan wadah penyimpanan sendiri sangat bergantung pada kerataan permukaannya. Permukaan pondasi harus mengukurnya dengan water pass.
Pondasi yang miring akan menyebabkan bebannya tidak tersalurkan secara merata.
3. Sesuaikan Ukuran Pondasi Melebihi Diameter Toren
Pondasi yang ideal harus lebih lebar. Diameter pondasi harus sedikit melampaui toren. Ruang ekstra ini sangat penting untuk memudahkan proses pemasangannya.
4. Pilih Lokasi yang Terlindung dari Angin Terbuka
Angin merupakan faktor penyebab wadah penyimpanannya roboh. Hindari meletakkan toren pada tempat yang terlalu lapang. Carilah lokasi yang terlindungi tembok tinggi.
Sudut bangunan misalnya, seringkali lebih aman dari terpaan angin.
5. Pertahankan Ketinggian Kaki Toren yang Rasional
Semakin tinggi torennya, maka semakin besar risiko robohnya. Ketinggian wadah penyimpanan harus dibatasi seperlunya.
Karena ketinggian yang berlebih menambah efek tuas angin tersendiri, yang menjadikannya mudah terguling.
6. Periksa dan Kencangkan Baut Penjangkar Secara Berkala
Perawatan rutin sangat jadi kebutuhan. Baut bisa saja mengendur akibat getaran atau perubahan suhu, oleh karena itu lakukan pemeriksaan visual rutin setiap 6 bulan sekali. Kencangkan kembali baut-baut yang kendor.
7. Pastikan Pipa Inlet dan Outlet Fleksibel
Pipa yang terlalu kaku bisa berbahaya, karena bisa menarik wadah penyimpanan saat ada pergerakan. Pakai selang fleksibel atau sambungan elastis yang mampu memberi toleransi gerak.
Hal ini mencegah torennya tertarik saat terjadi guncangan.
Rekomendasi Toren Air Prime, Anti Roboh!
Salah satu rekomendasi wadah penyimpanan yang anti roboh, maka bisa menggunakan toren merk Prime. Wadah penyimpanan satu ini terbuat dari material HDPE murni tanpa bahan campuran apapun.
Hal inilah yang menjadikannya mampu bertahan dengan sangat bagus dalam menghadapi segala perubahan cuaca ekstrem, walau meletakkannya pada luar ruangan sekalipun.
Dinding pada wadah penyimpanan merk Prime sendiri tebal dan kuat, sehingga mampu menampung air dengan aman tanpa khawatir bocor maupun retak.
Yang tidak kalah penting, walaupun meletakkannya pada luar ruangan akan tetapi toren merk Prime ini sudah anti lumut dan anti virus.
Pada saat ini berbagai pilihan produk dari Tedmond Groups bisa langsung kirim ke IKN, melalui cabang yang ada di Balikpapan.
Oleh karena itu, untuk informasi mengenai pemesanan dan spesifikasi lebih lanjut dari toren merk Prime maka bisa langsung hubungi Whatsapp yang tertera berikut.
Penutup
Nah, jadi demikianlah penjelasan mengenai rekomendasi produk toren yang anti roboh untuk area terbuka. Untuk pilihan torennya, maka pakai saja merk Prime yang berkualitas tinggi dan aman.
Dapatkan toren merk Prime di berbagai marketplace seperti Shopee dan Tokopedia.




