Inilah Perbedaan Air PAM dan Air PDAM, Serupa tapi Tak Sama

Inilah Perbedaan Air PAM dan Air PDAM, Serupa tapi Tak Sama

Perbedaan air PAM dan air PDAM – Banyak orang masih menganggap air PAM dan air PDAM adalah dua hal yang berbeda. Padahal, saat berbincang soal kebutuhan air bersih di rumah, istilah ini sering digunakan secara bergantian. Tidak heran jika muncul pertanyaan, sebenarnya apa sih perbedaan air PAM dan air PDAM?

Kalau kamu juga masih bingung, tenang saja. Artikel ini akan membahasnya  mengenal sistem penyediaan air bersih di Indonesia. Yuk, simak sampai selesai!

Apa Itu PAM dan PDAM?

Apa itu pam dan pdam

Sebelum masuk ke perbedaannya, kita kenalan dulu yuk dengan istilahnya satu per satu.

PAM merupakan singkatan dari Perusahaan Air Minum. Dahulu, istilah PAM  sebagai nama perusahaan atau instansi yang bertugas mengelola dan mendistribusikan air bersih kepada masyarakat di suatu daerah.

Seiring perkembangan waktu, masyarakat terbiasa menyebut air yang mengalir melalui jaringan perpipaan sebagai air PAM. Jadi, ketika seseorang berkata, “Rumah saya pakai air PAM,” maksudnya adalah rumah tersebut menggunakan layanan air bersih dari perusahaan penyedia air.

Istilah ini sudah sangat melekat di masyarakat, bahkan masih sering digunakan hingga sekarang meskipun nama resmi perusahaan penyedia air telah berubah di banyak daerah.

Apa Itu Air PDAM?

PDAM adalah singkatan dari Perusahaan Daerah Air Minum. Berbeda dengan PAM yang lebih dikenal sebagai istilah umum, PDAM merupakan badan usaha milik pemerintah daerah yang bertugas menyediakan air bersih bagi masyarakat.

PDAM mengambil air dari sumber seperti sungai, mata air, waduk, atau danau. Air tersebut kemudian melewati berbagai tahapan pengolahan, mulai dari penyaringan, pengendapan, hingga proses desinfeksi sebelum akhirnya dialirkan ke rumah-rumah pelanggan.

Saat ini, beberapa daerah bahkan telah mengganti nama PDAM menjadi Perumda Air Minum atau Perusahaan Umum Daerah Air Minum, mengikuti perubahan regulasi pemerintah. Namun, masyarakat masih lebih akrab menyebutnya sebagai PDAM.

Perbedaan Air PAM dan Air PDAM

Perbedaan Air PAM dan Air PDAM
Perbedaan Air PAM dan Air PDAM

Inilah beragam perbedaan air PDAM dan air PAM, yang perlu Anda ketahui agar tidak salah arti:

1.Arti dan Kepanjangan

Pasalnya, banyak yang beranggapan bahwa air PAM merupakan penyebutan nama lain dari air PDAM. Apakah Anda juga pernah beranggapan demikian? Jika benar, nama lain tersebut kurang tepat ya!!!

Kepanjangan dari PAM sendiri adalah Perusahaan Air Minum. Sedangkan untuk kepanjangan dari PDAM adalah Perusahaan Daerah Air Minum.

Sesuai dengan namanya, kedua perusahaan ini dikelola oleh pengelola yang berbeda. Untuk PAM berada di bawah naungan perusahaan swasta, sedangkan untuk PDAM di bawah naungan Pemerintah Daerah.

Perlu Anda ingat bahwa karena PDAM di bawah naungan Pemerintah Daerah, maka peraturan dari PDAM itu pun berbeda di setiap kota, tergantung dari kebijakan Pemerintah Daerah tersebut.

Jadi, tidak heran jika harga atau tarif PDAM berbeda-beda.

2.Perbedaan Kualitas dan Pengelolaan Sumber

Sumber yang dikelola antara air PAM dan PDAM juga berbeda yakni sumber air perpipaan dan sumber air non-perpipaan.

Pasalnya, PAM mengelola sumber air non-perpipaan atau sumbernya langsung dari tanah, sedangkan untuk PDAM mengelola air dari sumber perpipaan.

Sangat signifikan bukan perbedaannya? Jadi, jangan sampai salah sebut ya!!

Jika memang sumber air yang didapatkan berbeda, apakah terdapat dampak yang diperoleh antara kedua perbedaan tersebut?

Tentu saja, dari perbedaan sumber bisa menghasilkan kualitas air yang berbeda. Air dari PAM sendiri memiliki kualitas air yang berbeda karena berasal dari tanah. Jadi, kualitas air pasti akan berbeda.

Sedangkan untuk air dari PDAM akan menghasilkan kualitas air yang cenderung sama karena berasal dari waduk atau sungai yang cenderung stabil.

3.Besaran Harga Tarif PAM dan PDAM

Tarif PAM dan PDAM berbeda-beda. Walaupun demikian, faktanya tarif air dari PAM dan PDAM ini menggunakan klasifikasi jenis-jenis pelanggan. Sehingga biaya air untuk keperluan rumah tangga, industri, dan klasifikasi pelanggan lainnya tidak  akan sama.

Besarnya volume air pada klasifikasi pelanggan yang telah dikategorikan tersebut juga berbeda-beda. Anda dapat mengetahui besaran tarif di kota Anda dengan mengunjungi situs resminya.

4. Perbedaan Penggunaan di Masyarakat

Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat lebih sering menggunakan istilah air PAM karena sudah menjadi kebiasaan sejak lama.Padahal secara administratif, pelanggan

Tips Menjaga Kualitas Air PDAM di Rumah

Perbedaan Air PAM dan Air PDAM
Perbedaan Air PAM dan Air PDAM
Tips menjaga kualitas air pdam di rumah 1x
Tips Menjaga Kualitas Air PDAM di Rumah

Meskipun kualitas air dari PDAM sudah melalui proses pengolahan, kebersihan di rumah tetap menjadi tanggung jawab pemilik rumah. Beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan antara lain:

1. Bersihkan Tandon Air Secara Rutin

Tandon air yang jarang Anda bersihkan dapat menjadi tempat menumpuknya endapan, pasir, lumut, hingga kotoran. Kondisi ini dapat memengaruhi kejernihan dan kualitas air yang Anda gunakan sehari-hari. Sebaiknya bersihkan tandon setiap 3–6 bulan sekali agar air tetap higienis.

2. Periksa Kondisi Pipa Air

Pipa yang bocor, berkarat, atau sudah berusia tua dapat menyebabkan air terkontaminasi kotoran maupun karat. Lakukan pemeriksaan secara berkala dan segera ganti bagian pipa yang rusak untuk menjaga kualitas aliran air.

3. Gunakan Filter Air Tambahan

Memasang filter pada saluran masuk air dapat membantu menyaring pasir, lumpur, karat, dan partikel kecil lainnya yang mungkin terbawa dari jaringan distribusi. Filter juga membantu menjaga peralatan rumah tangga, seperti keran dan mesin cuci, agar lebih awet.

4. Pastikan Tandon Tertutup Rapat

Tandon yang terbuka berisiko kemasukan debu, daun, serangga, bahkan hewan kecil. Penutup yang rapat akan menjaga air tetap bersih sekaligus mengurangi pertumbuhan lumut akibat paparan sinar matahari.

5. Buang Air yang Keruh Saat Aliran Baru Menyala

Setelah terjadi perbaikan jaringan atau aliran air sempat mati, terkadang air pertama yang keluar terlihat keruh karena membawa endapan dari dalam pipa. Sebaiknya biarkan air mengalir selama beberapa menit hingga kembali jernih sebelum Anda gunakan.

6. Masak Air Sebelum Dikonsumsi

Meskipun air PDAM telah diolah, air yang akan diminum sebaiknya masaklah terlebih dahulu hingga mendidih. Langkah ini membantu membunuh mikroorganisme yang mungkin masih ada sehingga air menjadi lebih aman untuk Anda konsumsi.

7. Laporkan Jika Terjadi Perubahan Kualitas Air

Apabila air PDAM berubah warna, berbau menyengat, atau keruh dalam waktu yang cukup lama, segera hubungi layanan pelanggan PDAM di daerah Anda. Dengan begitu, pihak pengelola dapat melakukan pemeriksaan dan penanganan jika terdapat gangguan pada jaringan distribusi.

Gunakan Tandon Air Auto Drain

Gunakan Tandon Air Auto Drain

Anda dapat menghemat air dengan menggunakan tandon air Auto Drain karena tidak perlu membutuhkan menyalakan pompa air seseringmungkin. Anda cukup menyalakan pompa air sekali saja hingga tandon air penuh.

Salah satu rekomendasi tandon air terbaik yang higienis dan bisa menjaga kejernihan air adalah tandon air Auto Grand. Anda dapat memesannya secara langsung di sini.

Penutup

Perbedaan air PAM dan PDAM bisa kita dari kualitasnya yang stabil dan tidak tergantung dari sumber air tersebut. Tidak hanyaitu, pengelola air PAM dan PDAM juga berbeda, antara swasta dan pemerintah Daerah.