Apa Bahaya Air Kesadahan Dan Cara Mengatasinya

Apa Bahaya Air Kesadahan Dan Cara Mengatasinya – Tentunya dalam kehidupan sehari-hari, kita membutuhkan air yang bersih dan dapat dikonsumsi dengan baik. Namun, ternyata bersih saja tidak cukup. Karena bisa jadi terdapat kandungan-kandungan atau zat-zat kurang baik dalam air yang biasa dikonsumsi yang tidak terlihat oleh mata. Terkadang tanpa disadari, air yang dikonsumsi bisa jadi terkontaminasi air kesadahan. Belum banyak yang mengetahui apa itu air kesadahan dan bahaya yang ditimbulkan dari air kesadahan itu sendiri. Maka dari itu kita akan membahas mengenai bahaya air kesadahan dan bagaimana cara mengatasinya. Namun, sebelum itu kita perlu tahu pengertian mengenai air kesadahan yang akan diulas berikut ini.

Apa Bahaya Air Kesadahan Dan Cara Mengatasinya – Pengertian Tentang Air Kesadahan

Kesadahan pada air adalah kondisi dimana air mengandung konsentrasi tinggi mineral seperti kalsium, magnesium, dan ion-ion logam lainnya. Kondisi ini disebabkan oleh proses alami seperti mineralisasi atau pengaruh aktivitas manusia seperti penggunaan pupuk dan deterjen yang mengandung mineral. Air kesadahan atau dengan nama lain hard water ini mengandung mineral-mineral seperti kalsium dan magnesium dalam jumlah yang cukup tinggi. Kandungan mineral-mineral tersebut membuat air menjadi keras dan sulit untuk diolah atau dimanfaatkan.

Kalsium dan magnesium dalam air kesadahan berasal dari batuan, tanah, maupun saluran air hujan. Ketika air mengalir melalui lapisan-lapisan ini, mineral-mineral tersebut larut dan tercampur dalam air. Kesadahan air dapat diukur dengan menggunakan alat pengukur yang disebut Total Dissolved Solids (TDS) meter. Air yang normal kadar TDS-nya pada kisaran antara 0-500 ppm (part per million). Jika kadar TDS lebih tinggi dari 500 ppm, maka air dapat dianggap keras atau mengandung kesadahan.

Bahaya Yang Timbul Pada Air Kesadahan

Kalsium dan magnesium merupakan mineral yang diperlukan oleh tubuh manusia. Namun jika terlalu tinggi kandungan-kandungan tersebut dalam air, dapat menimbulkan beberapa masalah kesehatan dan kebersihan. Selain itu dapat mengurangi kinerja dari beberapa alat rumah tangga. Air yang keras dapat meningkatkan risiko pembentukan kerak pada peralatan rumah tangga seperti mesin cuci, kran, maupun shower.

Air yang mengandung kesadahan dapat memberikan dampak yang merugikan, baik pada kesehatan manusia maupun pada peralatan rumah tangga. Kandungan mineral seperti kalsium dan magnesium pada air keras dapat menimbulkan endapan pada pipa dan peralatan rumah tangga. Selain itu, air keras juga dapat menyebabkan kulit dan rambut menjadi kering, serta membuat sabun dan deterjen sulit berbusa. Hal ini dapat mengurangi efisiensi peralatan dan memperpendek jangka waktu pemakaiannya.

Air kesadahan dapat meningkatkan penggunaan deterjen dan sabun untuk mencuci pakaian, cuci piring, dan membersihkan permukaan. Karena sabun dan deterjen sulit larut dalam air kesadahan, maka hal ini dapat meningkatkan biaya pengeluaran. Selain itu juga memberikan dampak negatif pada lingkungan akibat penggunaan deterjen dan sabun secara berlebihan. Air yang akan dikonsumsi jika terkontaminasi dengan air kesadahan, dapat menurunkan kualitas air minum serta membuat air tidak enak untuk diminum karena rasa dan bau yang tidak sedap. Jika air kesadahan terkena kulit, maka dapat menyebabkan kulit kering dan gatal setelah mandi. Rambut yang terkena air kesadahan menjadi kusam dan sulit diatur setelah dicuci. Air kesadahan dapat menghilangkan minyak alami dari kulit dan rambut.

Cara Mengatasi Air Kesadahan

Nah, itulah tadi penjelasan mengenai air kesadahan dan bahaya yang ditimbulkan akibat air kesadahan ini. Tapi jangan khawatir, kita dapat mengatasi air kesadahan dengan tepat. Berikut ini akan dibahas lebih lanjut mengenai cara mengatasi air kesadahan agar air bersih terjaga selalu.

Menggunakan Pengeras Air (Water Softener)

Pengeras air adalah alat yang digunakan untuk menghilangkan mineral dalam air seperti kalsium dan magnesium. Alat ini bekerja dengan cara menukar ion mineral dengan ion natrium yang lebih mudah dihilangkan dari air. Pengeras air dapat memperbaiki kualitas air dan mencegah kerusakan pada peralatan rumah tangga.

Menggunakan Bahan Kimia

Menggunakan bahan kimia untuk mengatasi air kesadahan adalah salah satu cara yang umum dilakukan. Ada beberapa jenis bahan kimia yang dapat digunakan untuk mengatasi air kesadahan. Contohnya seperti Natrium Bikarbonat (NaHCO3). Natrium Bikarbonat merupakan bahan yang sering digunakan untuk menetralkan pH pada air. NaHCO3 dapat mengurangi kandungan mineral dalam air yang menyebabkan kesadahan. Selain itu dapat menggunakan bahan kimia Natrium Karbonat (Na2CO3). Natrium Karbonat berfungsi mengubah ion-ion kalsium dan magnesium dalam air menjadi endapan yang dapat disaring. Selanjutnya dapat menggunakan Asam Sitrat. Asam Sitrat digunakan untuk mengatasi air kesadahan dengan cara melarutkan endapan yang terbentuk dari mineral dalam air. Untuk penggunaan bahan kimia harus dilakukan dengan hati-hati karena dapat berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan jika tidak dilakukan dengan benar.

Menggunakan Filter Air

Menggunakan filter air merupakan salah satu cara efektif untuk mengatasi air kesadahan. Filter air dapat digunakan untuk menghilangkan mineral dalam air seperti kalsium dan magnesium yang menyebabkan air menjadi keras. Beberapa jenis filter air yang dapat digunakan untuk mengatasi air kesadahan seperti Filter air dengan resin penukar ion. Filter air jenis ini menggunakan resin penukar ion untuk menghilangkan ion-ion kalsium dan magnesium dari air. Ion-ion ini diganti dengan ion natrium yang tidak menyebabkan kesadahan. Selanjutnya yaitu Filter air dengan bahan aktif karbon. Filter air ini dapat menghilangkan bau, rasa, dan warna yang tidak diinginkan pada air, termasuk mineral yang menyebabkan kesadahan. Dan yang terakhir Filter air dengan membran reverse osmosis. Filter air ini menggunakan tekanan untuk mendorong air melalui membran untuk menghilangkan ion-ion mineral dari air. Teknik ini sangat efektif untuk menghilangkan kesadahan pada air.

Tempat Penyimpanan Untuk Air Bersih

Setelah memahami apa itu air kesadahan beserta dengan solusi untuk mengatasinya, maka perlu penampungan air yang tepat agar air bersih tidak terkontaminasi dengan air kesadahan. Tentunya kita tidak ingin bukan air yang digunakan dan dikonsumsi sehari-hari terkontaminasi oleh air kesadahan? Maka dari itu untuk menampung air bersih dapat menggunakan tandon air. Tandon air yang tepat dapat menyimpan air bersih dengan baik seperti tandon air GRAND. Tandon air GRAND merupakan tandon air dengan bahan HDPE yang aman bagi makanan ataupun minuman. Sehingga air yang tersimpan dalam tandon air GRAND dapat dengan aman dikonsumsi.

Tandon air GRAND tidak berbau dan tidak berlendir. Air yang tersimpan dalam tandon air GRAND tetap bersih dan tetap aman. Bahan tandon air GRAND sudah memiliki sertifikat FDA (Food Drugs Administration) dan SNI (Standar Nasional Indonesia) sehingga air bersih didalamnya tidak terkontaminasi dengan zat lain apapun yang dapat mengubah rasa, warna, maupun air bersih didalamnya. Selain itu tandon air GRAND juga tahan terhadap suhu tinggi maupun cuaca ekstrim. Sehingga tandon air dari GRAND awet dan tahan lama. Itulah tadi ulasan mengenai apa itu air kesadahan, bahaya yang ditimbulkan, serta cara mengatasi air kesadahan. Semoga ulasan ini bermanfaat dan menambah insight baru. Gunakan tandon air GRAND untuk menyimpan air bersih anda.