Berbagai Jenis Atap Bitumen Berdasarkan Material dan Bentuknya
Memilih material penutup yang tepat merupakan langkah penting dalam menciptakan gedung estetik sekaligus punya daya tahan mumpuni.
Seiring dengan berkembangnya tren arsitektur modern, kini mulai beralih menggunakan material aspal karena sifatnya yang cukup fleksibel.
Namun jenis aspal tersebut ada banyak pilihannya. Nah, berikut ini ada berbagai jenis atap Bitumen berdasarkan material dan bentuknya yaitu:
1. Atap Bitumen Selulosa
Jenis pertama ini terbuat dari campuran serat kayu atau kertas daur ulang yang kemudian memadukannya dengan aspal panas.
2. Atap Bitumen Granular
Varian ini memiliki lapisan butiran batuan kecil berwarna pada permukaannya guna memberikan proteksi ekstra terhadap paparan sinar ultraviolet.
3. Atap Bitumen Shingles
Jenis shingles terdiri dari lembaran-lembaran kecil yang tersusun secara tumpang tindih hingga menutupi seluruh luas rangka atapnya.
4. Jenis yang Bergelombang
Model ini memiliki bentuk gelombang, berfungsi sebagai jalur aliran air hujan yang sangat efisien guna mencegah terjadinya genangan air.
5. Jenis Tegola
Tegola merupakan varian bitumen premium yang terkenal memiliki ketahanan tinggi terhadap cuaca ekstrem serta perubahan suhu drastis harian. Material ini biasanya memiliki lapisan penguat fiberglass pada bagian tengahnya.
6. Jenis Atap Flat
Sesuai namanya, model ini memiliki permukaan yang rata serta minimalis guna mendukung konsep arsitektur rumah modern sedang tren saat ini.
Pemasangan jenis datar ini memerlukan teknik penyambungan yang sangat teliti agar air tidak merembes.
7. Atap Bitumen Metal Base
Beberapa jenis bitumen modern menggabungkan inti baja tipis dengan lapisan aspal berkualitas guna mendapatkan kekuatan struktur jauh lebih kuat.
Kelebihan dan Kekurangan Atap Bitumen yang Perlu Jadi Pertimbangan
Memilih material penutup yang ideal memerlukan pertimbangan yang sangat matang antara nilai keindahan bangunan dan ketahanan teknis jangka panjang.
Setiap material konstruksi memiliki karakteristik unik yang akan sangat mempengaruhi kenyamanan serta biaya perawatan di masa depan.
Berikut ini ada beberapa kelebihan sekaligus kekurangan atap jenis Bitumen yang perlu jadi pertimbangan yaitu:
1. Kemampuan Meredam Suara yang Sangat Luar Biasa
Kelebihan pertama adalah sifat material bitumen yang cukup elastis sehingga mampu meredam suara rintik hujan deras secara efektif.
Jadi tidak akan terganggu oleh suara bising logam yang biasanya terjadi pada atap seng saat cuaca buruk.
2. Bobot Material yang Sangat Ringan
Jenis bitumen memiliki berat yang lebih ringan daripada dengan genteng tanah liat atau beton konvensional lainnya. Beban yang ringan ini akan mengurangi tekanan pada struktur rangka atap serta pondasi bangunan secara keseluruhan.
3. Fleksibilitas Tinggi untuk Desain Atap Rumit
Material ini cukup mudah memotong serta membentuknya guna mengikuti desain atap yang memiliki banyak sudut kemiringan atau bentuk melengkung.
4. Memerlukan Alas Papan Tambahan
Kekurangan yang perlu jadi perhatian adalah pemasangan atap bitumen jenis shingles mewajibkan penggunaan papan kayu atau kalsiboard sebagai dasar permukaan atapnya.
Hal ini akan menambah biaya material serta waktu pengerjaan karena harus memasang lapisan multiplex.
5. Ketahanan yang Baik Terhadap Terpaan Angin
Sistem pemasangan bitumen yang tumpang tindih serta merekatkannya, hal ini membuatnya tahan terhadap terjangan angin kencang.
Risiko atap terlepas atau terbang saat terjadi badai besar menjadi kecil karena seluruh lembaran telah menyatu.
6. Harga Investasi Awal yang Relatif Lebih Tinggi
Harga per meter persegi untuk jenis atap Bitumen berkualitas tinggi cenderung lebih mahal jika daripada dengan atap spandek atau asbes biasa.
7. Sifat Material yang Tidak Berkarat
Karena tidak mengandung unsur logam yang dominan, atap ini sepenuhnya bebas dari risiko karatan meskipun terpapar hujan asam secara terus-menerus.
8. Risiko Pertumbuhan Jamur di Area yang Sangat Lembap
Permukaan bitumen yang memiliki butiran batuan kasar bisa menjadi tempat menempelnya debu yang memicu pertumbuhan jamur jika kondisi lingkungan terlalu lembap.
Berbagai Keunggulan Atap Silver Spandek Grand Luxe
Untuk pilihan atapnya yang lebih baik dari jenis Bitumen, maka lebih baik pilih saja Silver Spandek dari Grand Luxe. Penutup bangunan yang satu ini terbuat dari bahan baku ramah lingkungan dan aman bagi kesehatan.
Hal ini menjadikannya ketika terhirup atau tersentuh oleh kulit, tetap aman bagi kesehatan tidak seperti bahan asbes.
Penutup silver spandek merk Grand Luxe sendiri materialnya lentur tapi sangat kuat. Sehingga dari segi pemasangannya sendiri mudah dan tidak perlu waktu lama.
Atap silver spandek merk Grand Luxe sendiri tahan terhadap segala perubahan cuaca ekstrem. Jadi, mampu melindungi ruangan yang ada di dalamnya dengan efektif.
Pada saat ini penutup silver spandek merk Grand Luxe bisa langsung kirim ke IKN, melalui cabang yang ada di Balikpapan.
Untuk informasi mengenai pemesanan dan spesifikasi dari atap maupun tandon air, bisa langsung hubungi Whatsapp berikut.
Penutup
Nah, itulah tadi ulasan tentang berbagai jenis atap Bitumen untuk beragam bangunan. Untuk pilihan atapnya yang lebih baik, pakai saja atap silver spandek merk Grand Luxe.
Dapatkan penutup silver spandek merk Grand Luxe di berbagai marketplace.




