Pengertian Apa Itu BPA dan Berbagai Bahayanya
BPA adalah bahan kimia sintetis yang pemakaiannya sejak tahun 1960 an untuk membuat plastik polikarbonat dan resin epoksi.
Plastik ini banyak menjumpainya pada botol minum, galon, wadah makanan, sampai lapisan kaleng. Meskipun kuat dan ringan, kandungan zat ini bisa larut ke dalam makanan atau minuman, terutama saat terkena panas.
Berikut ini ada beberapa bahaya dari zat tersebut bagi kesehatan yaitu:
1. Mengganggu Hormon Tubuh
Zat ini terkenal sebagai endocrine disruptor yang bisa meniru fungsi hormon estrogen. Kondisi ini berisiko mengacaukan sistem hormonal tubuh.
2. Menurunkan Kualitas Reproduksi
Beberapa penelitian menunjukkan paparan BPA bisa mempengaruhi kesuburan pria maupun wanita.
3. Meningkatkan Risiko Kanker
Zat satu ini yang masuk ke tubuh dalam jumlah yang berlebihan, berkaitan dengan risiko kanker payudara dan prostat.
4. Mengganggu Perkembangan Janin
Pada ibu hamil, zat satu ini bisa mempengaruhi pertumbuhan bayi dalam kandungan.
5. Berpotensi Menyebabkan Obesitas
Zat yang satu ini bisa mempengaruhi metabolisme tubuh sehingga risiko obesitas semakin meningkat.
6. Meningkatkan Risiko Diabetes Tipe 2
Paparan jangka panjang BPA sendiri terkait dengan peningkatan resistensi insulin, hal ini yang meningkatkan risiko diabetes tipe 2.
7. Mempengaruhi Kesehatan Otak
BPA juga mampu mempengaruhi fungsi otak, terutama pada anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan.
8. Menurunkan Daya Tahan Tubuh
Zat yang satu ini juga bisa melemahkan sistem imun sehingga tubuh lebih rentan terhadap penyakit.
Cara Mudah Mencegah dari Kontaminasi BPA
Paparan zat ini bisa berasal dari berbagai barang rumah tangga yang sering menjumpainya, terutama wadah plastik dan kaleng makanan.
Jika membiarkannya, paparan jangka panjang bisa berdampak pada kesehatan tersendiri. Oleh karena itu, berikut ini ada beberapa cara mudah dalam mencegah kontaminasi BPA yaitu:
1. Gunakan Wadah dengan Label “BPA Free”
Pilih wadah makanan, botol minum, hingga toren air yang sudah berlabel BPA Free. Berbagai peralatan tersebut produksinya dengan material aman sehingga risiko kontaminasi jauh lebih kecil.
2. Hindari Memanaskan Makanan dalam Plastik
Memanaskan makanan dalam wadah plastik terutama pada microwave, bisa mempercepat pelepasan BPA. Lebih baik pakai wadah kaca atau keramik untuk menghangatkan makanan.
3. Kurangi Konsumsi Makanan Kaleng
Banyak produk kalengan terlapisi dengan resin yang mengandung BPA. Jika terlalu sering mengonsumsinya, paparan bisa meningkat. Sebagai alternatif, pilih makanan segar atau yang kemasannya kaca.
4. Pilih Wadah yang Tidak Mengandung Bahan Kimia
Kaca dan stainless steel adalah bahan yang aman pemakaiannya dalam jangka panjang. Wadah ini tidak melepaskan bahan kimia meski terkena suhu panas.
5. Perhatikan Kode Daur Ulang pada Plastik
Setiap plastik memiliki kode tertentu. Hindari plastik dengan kode “7” atau tulisan “PC” (polycarbonate) karena seringkali mengandung BPA.
6. Pakai Air Suhu Normal untuk Mencuci Plastik
Mencuci plastik dengan air panas bisa merusak struktur plastiknya dan memicu pelepasan BPA. Lebih baik gunakan air biasa atau suam-suam kuku.
7. Kurangi Pemakaian Plastik Sekali Pakai
Plastik sekali pakai umumnya terbuat dari bahan kimia yang tidak aman dan sulit dipastikan bebas BPA. Sebaiknya ganti dengan wadah yang bisa memakainya secara berulang kali.
Untuk wadah penyimpanan airnya yang aman dan bebas dari BPA, pilihan terbaiknya adalah pakai toren merk Grand.
Karena toren merk Grand sendiri terbuat dari bahan baku HDPE murni tanpa bahan campuran apapun. Hal inilah yang menjadikannya aman dalam menyimpan air bersih.
Toren merk Grand menjadi yang pertama dan satu-satunya sudah menerima sertifikat Halal dari MUI. Sehingga toren Grand sendiri bisa menyimpan air bersih yang terhindar dari segala macam kotoran maupun najis.
Toren dengan merk Grand sendiri sudah berstandar food grade dan pastinya bebas dari bahan BPA. Jadi, pemakaian dari toren merk Grand tetap aman dalam jangka panjang tanpa khawatir terkontaminasi oleh berbagai zat berbahaya.
Pada saat ini toren merk Grand bisa langsung kirim ke IKN, melalui cabang yang ada di kota Balikpapan. Jadi, untuk informasi lebih jelasnya bisa langsung hubungi Whatsapp yang tertera berikut ini.




