Penyebab Air Menjadi Kuning – Pada umumnya, air yang bagus tidak berwarna atau bening. Apabila air di rumah menjadi kuning, kemungkinan hal tersebut merupakan adanya indikasi kontaminan atau zat terlarut lainnya.
Setelah membahas jenis marka jalan, artikel ini akan membahas penyebab air menjadi kuning di rumah dan cara mengatasinya. Yuk, simak!
Penyebab Air Menjadi Kuning
Air yang berwarna kuning bisa menjadi salah satu indikasi adanya masalah pada sumber air di rumah. Ada beberapa penyebab yang memungkinkan hal tersebut terjadi, antara lain adalah sebagai berikut.
1. Kandungan Mineral Tinggi
Besi dan mangan adalah beberapa jenis mineral yang bisa menyebabkan air menjadi kuning. Saat air mengandung besi atau mangan terpapar udara maka mineral-mineral tersebut akan bereaksi dengan oksigen dan membentuk senyawa baru yang berwarna kuning atau kecoklatan.
Selain itu, proses oksidasi juga dapat menyebabkan mineral-mineral tersebut mengendap dan membentuk lapisan pada pipa, peralatan sanitasi bahkan pakaian.
2. Korosi pada Pipa
Penyebab selanjutnya adalah adanya korosi pada pipa. Ketika pipa besi berkarat, partikel-partikel besi akan terlepas dan larut dalam air yang mengalir saat melaluinya. Partikel-partikel besi itulah yang kemudian menyebabkan air berubah warna menjadi kuning atau kecoklatan.
Korosi sendiri bisa terjadi akibat adanya reaksi kimia antara besi dengan oksigen dan air. Ketika besi bereaksi dengan oksigen dan air, maka karat akan terbentuk dan kemudian melekat pada permukaan pipa. Sehingga, hal tersebut secara bertahap akan mengelupas dan masuk ke dalam aliran air.
3. Materi Organik
Materi organik adalah zat yang berasal dari makhluk hidup, baik tumbuhan maupun hewan. Ketika materi organik masuk ke dalam sumber air dan mengalami proses pembusukan maka hal tersebut akan menyebabkan air berubah warna menjadi kuning.
4. Pertumbuhan Alga
Alga adalah organisme sederhana yang hidup di air dan dapat berkembang biak dengan sangat cepat dalam kondisi yang tepat.
Ketika alga tumbuh dalam jumlah yang sangat banyak, pigmennya yang berwarna dapat mewarnai air menjadi kuning atau hijau. Selain itu, alga yang sudah mati dan membusuk juga akan melepaskan zat-zat organik yang dapat memberikan warna kuning pada air.
Alga bisa tumbuh dengan cepat dengan adanya bantuan cahaya matahari, nutrisi dari limbah domestik serta suhu air yang hangat dan stabil.
5. Perubahan pH
Perubahan pH memang dapat memengaruhi warna air namun bukan sebagai penyebab utama seperti kandungan mineral yang tinggi, korosi pada pipa maupun pertumbuhan alga.
Jadi, pH sendiri lebih berperan dalam memfasilitasi atau mempercepat proses-proses yang menyebabkan perubahan warna.
Cara Mengatasi Air Berwarna Kuning
Cara umum dalam mengatasi air berwarna kuning di rumah ternyata lebih efektif jika disesuaikan dengan penyebabnya.
1. Identifikasi Penyebab
Langkah pertama dan sangat penting adalah mengetahui penyebab pasti mengapa air di rumah berubah menjadi kuning. Hal yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan tes kualitas air, memeriksa sumber air dan berkonsultasi dengan ahli.
- Tes Kualitas Air: Bawa sampel air ke laboratorium untuk diuji kandungan mineral, bakteri dan zat kimia lainnya.
- Periksa Sumber Air: Amati kondisi sumber air di rumah, apakah ada tanda-tanda kerusakan pipa, pertumbuhan alga atau masuknya zat-zat lain yang bisa mencemari air.
- Konsultasi dengan Ahli: Jika kesulitan dalam mengidentifikasi penyebabnya, langkah terbaik adalah berkonsultasi dengan ahli air atau teknisi.
2. Solusi Berdasarkan Penyebab
Setiap penyebab air menjadi kuning memiliki solusi yang berbeda. Jika penyebabnya adalah kandungan mineral yang tinggi, maka solusinya adalah menggunakan filter air, sistem pelunakan air dan pengolahan air yang lebih kompleks.
Ganti atau bersihkan pipa jika penyebabnya adalah korosi pada pipa. Untuk pembersihan pada pipa, bersihkanlah dengan larutan asam sitrat atau cuka.
Hindari pembuangan limbah ke dalam sumber air dan jauhkan dari sumber cahaya untuk mengurangi nutrisi yang bisa mempercepat pertumbuhan alga. Selain itu, bahan kimia juga bisa digunakan untuk menghilangkan alga.
Materi organik dapat dihilangkan dengan menyaringnya menggunakan filter air serta pengolahan limbah organik yang baik.
Penyebab terakhir adalah perubahan pH yang bisa menggunakan bahan kimia yang aman untuk menetralkan pH air.
3. Metode Pengolahan Air di Rumah
Terdapat 4 metode pengolahan air di rumah yang cukup sering dilakukan.
- Menggunakan Filter Air: Solusi yang paling umum dan mudah adalah menggunakan filter air. Sebaiknya, pilihlah filter air yang sesuai dengan jenis kontaminan dalam air.
- Pemanasan: Memanaskan air sebelum digunakan dapat membunuh beberapa jenis bakteri dan membuat mineral mengendap.
- Penambahan Bahan Kimia: Bahan seperti tawas atau kaporit dapat membantu mengendapkan partikel kotoran. Namun, penggunaannya harus hati-hati dan sesuai dengan dosis yang tepat.
- Distilasi Proses mendidihkan air dan mengumpulkan uapnya agar dapat menghasilkan air yang murni.
Tangki Air Stainless Horizontal Grand, Aman untuk Penyimpanan Air Bersih
Untuk menyimpan air yang terjaga kebersihannya, perlu adanya tangki air. Gunakan Tangki Air Stainless Horizontal Grand yang terbuat dari bahan berkualitas dengan dindingnya yang kuat, anti lumut, anti virus dan mengkilap. Tangki air ini hadir dengan kapasitas 1.100 hingga 30.000 liter dan fitur pelampung otomatis.
Cukup klik tombol di bawah ini untuk memesan Tangki Air Stainless Horizontal Grand.
Penutup
Itulah tadi penyebab serta cara mengatasi warna air menjadi kuning di rumah. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa dengan informasi menarik lainnya.




