Bagaimana Cara Hitung Kebutuhan Atap UPVC Bangunan?

Bagaimana Cara Hitung Kebutuhan Atap UPVC Bangunan
Hitung Kebutuhan Atap UPVC – Memahami panduan hitung kebutuhan atap UPVC mampu mencegah pemborosan anggaran maupun kekurangan material saat proyek berlangsung.
Perhitungan luas atap secara presisi menjadi langkah penting sebelum siapa saja membeli lembaran kanopi. Estimasi yang pas sanggup menghemat biaya belanja dan mempercepat pengerjaan konstruksi pada proyek tersebut.
Selain itu, juga bisa meminimalisir potongan bahan sisa yang tidak terpakai secara efektif. Melalui artikel kali ini akan menjelaskan cara menghitungnya. Jadi, untuk lebih jelasnya simak saja artikel berikut ini.

Cara Mudah Hitung Kebutuhan Atap UPVC

Cara Mudah Hitung Kebutuhan Atap UPVC
Cara Mudah Hitung Kebutuhan Atap UPVC
Penerapan rumus perkiraan yang tepat mampu menghasilkan jumlah lembaran penutup atap secara sangat akurat dan efisien. Nah, berikut ini ada beberapa cara mudah hitung kebutuhan atap UPVC yaitu:

1. Mengukur Luas Panjang dan Lebar Bangunan

Pengukuran dimensi denah pada rumah atau bangunan mampu menentukan luas alas penutup yang akan tertutupi oleh atap. Ukuran fisik panjang kali lebar menjadi pilar dasar dari seluruh perhitungan. Oleh karena itu, gunakan meteran yang presisi.

2. Memperhitungkan Panjang Teritisan Atau Overstek

Penambahan jarak lebih pada luar dinding mampu melindungi bangunan dari tampias air hujan yang deras. Panjang teritisan harus menambahkannya pada ukuran panjang dan lebar alas. Oleh karena itu, area teras tetap terlindungi.

3. Menghitung Sudut Kemiringan Atap Rumah

Kemiringan struktur rangka mampu menentukan kemiringan bidang atap melalui rumus matematika cosinus sudut. Semakin curam bidang atap akan membuat kebutuhan lembaran menjadi semakin panjang. Oleh sebab itu, ukur sudutnya secara teliti.

4. Menentukan Luas Bidang Atap Keseluruhan

Perkalian luas alas dengan nilai cosinus kemiringan mampu menghasilkan total luas permukaan atap yang nyata. Luas bidang miring selalu lebih besar daripada luas bidang datar. Dengan demikian, perkiraan bahan menjadi lebih pas.

5. Mengukur Lebar Efektif Lembaran Atap

Pencatatan lebar bersih produk untuk menghitung jarak tutupan setelah dikurangi celah tumpang tindih (overlapping). Hindari memakai ukuran lebar kotor (bukan hasil akhir) lembaran sebagai acuan.

6. Menghitung Jumlah Baris Lembaran Atap

Pembagian lebar total bidang dengan lebar efektif produk mampu menentukan berapa baris lembaran yang jadi kebutuhan. Jumlah baris harus dibulatkan ke atas agar tidak ada celah terbuka. Oleh sebab itu, seluruh bidang akan tertutup rapat.

7. Menentukan Panjang Lembaran Sesuai Kebutuhan

Pemesanan panjang lembaran khusus mampu meminimalkan sambungan tengah yang rentan mengalami kebocoran air. Lembaran bisa memesannya sesuai panjang bidang miring atap tersebut.

8. Memperhitungkan Panjang Sambungan Tumpang Tindih

Penambahan panjang overlapping vertikal mampu mencegah air hujan merembes masuk melewati celah sambungan. Jarak tumpang tindih vertikal idealnya berkisar antara belasan cm. Sambungan atap terbebas dari bocor.

9. Menghitung Total Lembar Atap yang Diperlukan

Perkalian jumlah baris dengan jumlah lembar per baris mampu memberikan angka pasti kebutuhan material. Karena hasil akhir ini menjadi acuan utama saat melakukan pemesanan.

Kesalahan dalam Menghitung Kebutuhan Atap UPVC

Kesalahan dalam Menghitung Kebutuhan Atap UPVC
Kesalahan dalam Menghitung Kebutuhan Atap UPVC
Penghindaran kekeliruan saat proses perhitungan mampu menjaga anggaran belanja proyek agar tidak membengkak secara mendadak.
Maka dari itu, berikut ini ada beberapa kesalahan dalam menghitung kebutuhan atap UPVC yaitu:

1. Menggunakan Lebar Kotor Sebagai Acuan Utama

Mengabaikan celah overlapping samping membuat jumlah lembaran yang dibeli menjadi sangat kurang. Sebab, lebar kotor belum terkurangi celah sambungan antar gelombang atap. Oleh karena itu, pastikan memakai lebar efektif.

2. Mengabaikan Faktor Kemiringan Atap Bangunan

Menghitung luas atap secara datar mampu menghasilkan perkiraan bahan yang jauh lebih sedikit dari kebutuhan. Bidang miring selalu membutuhkan lembaran yang lebih panjang. Maka dari itu, sertakan sudut kemiringannya.

3. Lupa Memperhitungkan Panjang Teritisan Bangunan

Tidak memasukkan jarak overstek bertugas membuat dinding luar terkena cipratan air hujan secara langsung. Bahkan, teritisan sangat penting untuk kenyamanan area luar rumah atau bangunan.

4. Tidak Menambahkan Cadangan Lembaran Ekstra

Membeli bahan pas tanpa cadangan mampu menghentikan pengerjaan saat terjadi kesalahan potong lembaran. Mencari lembaran pengganti berwarna sama membutuhkan waktu tambahan tersendiri.

5. Salah Mengukur Jarak Antar Rangka Reng

Jarak reng yang terlalu lebar mampu membuat lembaran atap melengkung saat terinjak tukang. Selain itu, kestabilan posisi baut paku menjadi berkurang secara signifikan.

6. Mengabaikan Arah Arah Angin Dan Hujan

Pemasangan sambungan yang melawan arah angin mampu memudahkan air hujan tersapu masuk ke dalam. Dorongan angin kencang bisa menyusupkan air lewat sela sambungan.

7. Tidak Memperhitungkan Kebutuhan Aksesoris Atap

Lupa mengkalkulasi jumlah nok maupun sekrup mampu menghambat proses penyelesaian bagian puncak atap. Penutup nok sangat membutuhkannya untuk menutup celah atas. Maka dari itu, pesan aksesoris secara bersamaan.

8. Memotong Lembaran Atap Tanpa Alat Tepat

Penggunaan gergaji kasar membuat tepi potongan atap menjadi rapuh dan tidak rata. Potongan kasar bisa merusak keindahan garis tampilan atap.

9. Pembulatan Jumlah Lembaran Ke Arah Bawah

Mengorbankan sisa koma perhitungan mampu menyisakan celah bidang atap yang tidak tertutupi. Kekurangan satu lembar saja tetap mengganggu fungsi naungan atap.

Keunggulan Atap UPVC Merek Grand Luxe

Keunggulan Atap UPVC Merek Grand Luxe
Keunggulan Atap UPVC Merek Grand Luxe
Penggunaan produk berkualitas tinggi mampu memberikan perlindungan maksimal dan keindahan visual bagi bangunan. Oleh karena itu, pilihannya gunakan saja atap UPVC merek Grand Luxe.
Penutup bangunan atau rumah yang satu ini terdapat struktur rongga dua lapisan. Hal ini yang memberikan kombinasi antara kekuatan struktural dan peredaman suara secara efektif.
Atap UPVC merek Grand Luxe ini tidak mudah merembetkan api, sehingga memberikan keamanan tersendiri pada bangunan atau rumah yang menggunakannya.
Material pada penutup UPVC merek Grand Luxe ini memiliki ketahanan terhadap kelembaban, udara pantai, maupun paparan bahan kimia.
Sehingga pemakaian dari atap UPVC merek Grand Luxe ini cocok untuk area pesisir maupun lingkungan sekitar manufaktur atau pabrik.
Warna dari atap UPVC merek Grand Luxe ini tidak mudah menguning dan kusam, karena ada perlindungan anti sinar UV.
Sekarang ini atap UPVC merek Grand Luxe dari Tedmond Groups bisa langsung kirim ke IKN, melalui cabang yang ada di Balikpapan.

Informasi lebih lanjut mengenai spesifikasi dan pemesanan atap UPVC merek Grand Luxe dari Tedmond Groups, maka bisa langsung hubungi Whatsapp berikut. Dapatkan harga promo khusus, segera klik disini!

Pesan Sekarang

Penutup

Jadi sekian dulu penjelasan tentang cara hitung kebutuhan atap UPVC bangunan. Untuk perlindungan bangunan atau rumah, maka pakai saja atap UPVC merek Grand Luxe yang terbukti berkualitas tinggi.

Dapatkan atap UPVC merek Grand Luxe dari Tedmond Groups di berbagai marketplace seperti Shopee dan Tokopedia.