Air tandon yang berubah warna menjadi kekuningan adalah tanda bahwa terjadi masalah pada sistem penyimpanan atau sumber airnya.
Banyak orang menganggap hal ini wajar, padahal perubahan warna bisa menandakan adanya kontaminasi atau kerusakan pada tandonnya.
Agar tidak bertanya-tanya, maka berikut ini berbagai penyebab kenapa air pada tandon berubah jadi kekuningan yaitu:
1. Karat dari Pipa atau Tandon Logam
Salah satu penyebab paling umum adalah karat dari pipa atau dinding tandon berbahan logam. Korosi terjadi karena reaksi air dan oksigen yang memecah lapisan pelindung logam.
2. Kandungan Mineral Tinggi pada Sumber Air
Air tanah atau air sumur sering mengandung zat besi dan mangan dalam jumlah tinggi. Saat air terkena oksigen, kedua mineral ini bereaksi dan membentuk endapan berwarna kuning.
3. Lapisan Pelindung dalam Tandon Rusak
Tandon logam biasanya memiliki lapisan pelindung anti karat pada bagian dalam. Akan tetapi jika lapisan ini mulai mengelupas karena usia pemakaian, partikel logam akan ikut bercampur dengan air.
Akibatnya, air yang semula jernih berubah menjadi kekuningan.
4. Tandon Jarang Membersihkannya
Tandon yang tidak membersihkannya selama berbulan-bulan bisa menjadi tempat penumpukan endapan, lumut, dan kotoran.
Endapan ini akan ikut bercampur dengan air baru yang masuk, sehingga menimbulkan warna kekuningan.
5. Kontaminasi dari Luar Tandon
Tutup tandon yang tidak rapat memungkinkan debu, daun, dan serangga masuk ke dalam air. Saat kotoran organik tersebut membusuk, air berubah warna dan menimbulkan bau tidak sedap.
6. Pipa atau Sambungan Bocor
Retakan kecil pada pipa atau sambungan air bisa menjadi jalur masuk tanah dan partikel karat. Air yang melewati pipa rusak akan tercampur kotoran, sehingga warnanya berubah menjadi kekuningan.
7. Pertumbuhan Lumut dan Bakteri dalam Tandon
Jika tandon tidak memiliki sirkulasi udara yang baik dan terpapar panas, lumut dan bakteri mudah berkembang. Pertumbuhan mikroorganisme ini membuat air tampak kekuningan, licin, dan berbau.
8. Kualitas Sumber Air yang Menurun
Kadang masalah bukan berasal dari tandon, tetapi dari sumber air itu sendiri. Air tanah yang terkontaminasi limbah atau logam berat bisa mengandung zat besi tinggi yang menyebabkan warna air menjadi kuning.
Cara Mencegah Air pada Tandon Berubah Jadi Kekuningan
Air tandon yang kekuningan bukan hanya mengganggu secara pandangan, tetapi juga bisa menjadi tanda adanya kontaminasi logam, bakteri, atau kotoran.
Jika membiarkannya, maka air seperti ini berisiko menimbulkan gangguan kesehatan serta merusak peralatan rumah tangga seperti mesin cuci dan pompa air.
Berikut ini ada beberapa cara dalam mencegah air pada wadah penyimpanan berubah jadi kekuningan yaitu:
1. Rutin Membersihkan Tandon Minimal Setiap 3 Bulan
Kotoran, lumut, dan endapan mineral sering menumpuk pada bagian dasar tandon. Bersihkan wadah penyimpanan secara rutin untuk mencegah penumpukan yang menyebabkan air berubah warna.
2. Pakai Filter Air Sebelum Masuk ke Tandon
Pasang filter pada saluran air masuk agar partikel logam, pasir, dan debu tersaring terlebih dahulu. Filter ini membantu menjaga agar air yang masuk ke wadah penyimpanan tetap jernih dan bebas dari kotoran.
3. Pastikan Tutup Tandon Selalu Rapat
Tutup yang tidak rapat memungkinkan debu, serangga, dan daun masuk ke dalam air. Saat kotoran organik membusuk, warnanya bisa menguning dan menimbulkan bau.
Pastikan tutup tandon selalu dalam kondisi baik dan tertutup rapat.
4. Gunakan Tandon Berbahan Anti Karat
Pilih tandon berbahan plastik food grade yang tahan terhadap korosi. Bahan ini tidak bereaksi dengan air dan tidak menghasilkan karat seperti wadah penyimpanan logam biasa.
5. Periksa Pipa Secara Rutin
Pipa yang berkarat atau bocor bisa mencemari air dengan partikel logam atau tanah. Lakukan pemeriksaan rutin, terutama pada sambungan pipa dan bagian yang tertanam pada tanah.
6. Hindari Tandon dari Paparan Sinar Matahari Langsung
Paparan sinar matahari mempercepat pertumbuhan lumut dan bakteri pada dalam tandon. Tempatkan pada area teduh atau pasang penutup tambahan agar suhu air tetap stabil.
7. Gunakan Air dengan Sumber yang Terjamin
Pastikan sumber air berasal dari sumber atau PDAM yang sudah teruji kualitasnya. Air dengan kandungan besi tinggi lebih mudah berubah warna setelah penyimpanannya.
8. Lakukan Pengurasan Total Secara Rutin
Selain pembersihan rutin, lakukan pengurasan total setidaknya 2 kali dalam setahun. Langkah ini memastikan tidak ada endapan lama yang menumpuk dan mencemari air baru.
Berbagai Keunggulan Tandon Air Merk Prime
Tandon air merk Prime menjadi pilihan banyak pengguna karena kualitasnya yang terjamin. Wadah penyimpanan yang satu ini terbuat dari HDPE murni berkualitas tinggi tanpa bahan campuran apapun.
Hal inilah yang menjadikannya memiliki ketahanan sangat bagus dalam menghadapi segala perubahan cuaca ekstrem.
Tandon merk Prime ini proses produksinya menggunakan teknologi Blow Moulding. Hal ini menjadikannya memiliki desain dengan lekukan menawan dan tahan akan segala benturan.
Wadah penyimpanan merk Prime ini tersedia dalam berbagai pilihan warna yang menarik. Jadi, siapapun bisa memilih sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
Yang tidak kalah menarik, tandon merk Prime ini sudah anti lumut dan anti virus. Pada saat ini produk dari Tedmond Groups bisa langsung kirim ke IKN, melalui cabang yang ada di Balikpapan.
Untuk informasi selengkapnya mengenai pemesanan dan spesifikasi tandon merk Prime, bisa langsung konsultasi melalui Whatsapp berikut.
Penutup
Nah, jadi demikianlah ulasan mengenai kenapa air pada tandon jadi berubah kekuningan. Wadah penyimpanan air yang aman, jawabannya hanya tandon merk Prime.
Dapatkan tandon merk Prime di berbagai marketplace seperti Shopee dan Tokopedia.




